Sertifikasi Guru Angkatan 2009 Gunakan PPG

ILustrasi (JIBI/Harian Jogja/Reuters)ILustrasi (JIBI/Harian Jogja/Reuters)

SRAGEN-Pelaksanaan sertifikasi guru angkatan 2009 dan setelahnya akan menggunakan mekanisme Pendidikan Profesi Guru (PPG), yakni pendidikan khusus secara intensif bagi guru untuk mendapatkan sertifikat sebagai pendidik profesional. Jika sudah memiliki sertifikat tersebut, guru berhak mendapatkan tunjangan sertifikasi jika memenuhi syarat yang ditentukan.

Kepala Bidang Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (PTK), Turdiyanto, melalui Kasi PTK Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Sragen, Sutarman, mengungkapkan pemerintah menargetkan semua guru hingga angkatan 2008, rampung mengikuti proses sertifikasi guru tahun 2015 melalui mekanisme Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG). Ia berharap semua guru bersabar menunggu giliran mengikuti PLPG. Pasalnya pendataan peserta sertifikasi dilakukan secara online. Semua data guru Sragen sudah dikirimkan ke pusat [Kemendikbud] sejak beberapa waktu lalu.

“Pusat yang menentukan seorang guru yang kini belum ikut sertifikasi, akan ikut PLPG tahun berapa, apakah 2013, 2014 atau 2015,” ujarnya.

Sutarman menegaskan sertifikat sebagai pendidik profesional bukan jaminan mendapatkan tunjangan sertifikasi. Nantinya akan dilihat apakah guru tersebut mengajar minimal 24 jam/pekan dan mendapatkan Surat Keputusan (SK) penetapan sebagai penerima tunjangan sertifikasi dari Kemendikbud.

Dihubungi secara terpisah, Kamis (18/10), Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Prof Dr M Furqon Hidayatullah MPd, mengungkapkan hingga Kamis ia belum mendapatkan informasi resmi, PPG ditujukan bagi guru angkatan berapa. Rencananya, PPG bagi guru TK/SD akan dilakukan satu semester. Sementara PPG bagi guru SMP, SMA/SMK, dilakukan satu tahun.

“Idealnya guru diasramakan. Tapi sampai sekarang belum diputuskan seperti apa karena kalau sistem asrama butuh dana besar,” ungkapnya.

Perubahan mekanisme sertifikasi guru itu, terangnya, bertujuan menyempurnakan mekanisme yang sudah berlaku. Pasalnya hingga kini ditemukan fakta, kinerja guru tersertifikasi belum sesuai harapan. Oleh karena itu Kemendikbud terus berupaya mencari penyebabnya mengapa hal itu bisa terjadi.

“Berbagai usaha terus diuyapakan agar ke depan kinerja guru tersertifikasi berkorelasi dengan tunjangan yang diterima,” ungkap Furqon yang optimistis kinerja guru yang benar-benar profesional bakal tercapai beberapa tahun mendatang.

Editor: | dalam: Pendidikan |
Iklan Baris
  • Rumah dijual di bangunjiwo

    Rumah Baru Type 70/ 110/ 2KT/ 1KM/ RT/ RK/ Hook/ SHM/ IMB/ Lokasi Bangunjiwo/ 250juta/Dekat Jalan Raya. Hubung…

  • bisnis heboh untung banyak

    Bisnis Heboh Modal Rp.60.000 4 Bulan Jadi 10x Lipat, 8 Bulan Jadi 100x Lipat. UNTUNG 0878 3966 6630…

  • Rumah dijual jl wates

    Jual Rumah LT118, LB135 Bangun Baru 4KT 3KM Garasi& Hal Luas Jl.Wates KM 10 Dekat Kampus UMBY Harga 400ju…

  • bantu tutup kartu kredit

    Bantu Tutup/Pemutihan Kartu Kredit & KTA Bayar 20% LUNAS. 100% Legal& Aman. ARGA 08985952340…

  • BR Gypsum

    BR GYPSUM grosir ecer elephant, Knauf jaya, kalsibot, holo, galvanis, galvalum, lis, profil,beding stok banyak…

  • butuh BM asuransi

    Karir 2015 Branch Manager Asuransi Anak BUMN DIY-Jateng Pengalman Marketing Minimal 3tahun Hubungi:0852 9000 2…

  • kursus bahasa inggris

    Kursus Bahasa Inggris 1 bulan Tamat. Belum Bisa Ngulang Gratis. MSC Jl.Adisucipto KM 7 No.205 Telpon. 0274-486…

  • F&B instructur

    Urgently needed F&B instructur, HK instrctr,FP instrctr send your cv to miami fleet floating hotel jl.kol…

  • dicari pembantu rumah tangga

    Dicari Pembantu Rumah Tangga/ PRT Menginap. Hubungi: 0856 4348 5559…

  • kursus stir

    Kursus Stir “DEWI” Murah Berkualitas Dapat Sertifikat Bisa Jemput 087705013366, 087719748833, 0858…



Iklan Baris
Menarik Juga »