KORUPSI DANA GEMPA
Mantan Kades Terong, Bantul, Akhirnya Ditahan

Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/googleimage)Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/googleimage)

BANTUL – Mantan Kepala Desa Terong, Sudirman Alfian, akhirnya resmi ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Bantul, Rabu (31/10/2012). Sudirman adalah satu dari tujuh tersangka dalam kasus korupsi dana rehabilitasi dan rekonstruksi (dakons) susulan pascagempa 2006 di Desa Terong.

Dari pantauan Harian Jogja, Sudirman meninggalkan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Bantul sekitar pukul 17.00 WIB. Sementara tangan kanan Sudirman menenteng tas hitam, tangan kirinya sesekali mengusap punggung istrinya, Jariyah, yang berlinang air mata.

Dalam kawalan ketat beberapa petugas Kejari, Sudirman yang mengenakan baju lengan panjang abu-abu dan celana panjang hitam itu masih sempat melempar senyum kepada Harian Jogja yang hendak mengabadikan gambarnya.

Meski demikian, Penanggung Jawab Pelaksana (PJP) dakons susulan Desa Terong itu tidak mengucapkan sepatah kata pun. Didampingi istrinya, Sudirman bergegas masuk mobil Ran Opsnal Kejari Bantul berplat merah AB 8402 UB. Sudirman dan Jariyah duduk di jok belakang.

Informasi yang dihimpun Harian Jogja, sebelum digelandang ke Rutan Bantul, Sudirman telah menjalani pemeriksaan oleh tim penyidik Korps Adhyaksa secara maraton sejak pukul 09.00 WIB.

Sekitar satu jam sebelum penahanan Sudirman, Kajari Bantul Retno Harjantari Iriani, mengatakan meski statusnya sebagai tersangka, pemeriksaan terhadap Sudirman hari itu masih sebatas sebagai saksi untuk tersangka lain.

Namun, saat dikonfirmasi wartawan seusai penahanan Sudirman, Retno mengatakan ada dua alasan yang mendasari pihaknya melakukan penahanan. Pertama, agar Sudirman tidak mempengaruhi saksi-saksi lain yang masih akan terus diperiksa tim penyidik.

Kedua, agar Sudirman tidak berupaya menghilangkan barang bukti. Namun, alasan pertama dinilai sebagai alasan yang paling krusial. “Tadi memang masih diperiksa, makanya saya belum berani mengatakan. Namun, sekarang dia (Sudirman) sudah kami tahan sore tadi,” kata Retno.

Adapun terhadap enam tersangka lain, yaitu para fasilitator sosial (fasos), Kejari belum melakukan penahanan. “Mereka belum kami tahan. Nanti dulu, biar proses berjalan,” ujar Retno. Dari catatan Harian Jogja, enam fasos itu adalah Joko Sulistyo, Nuryanto, Ngatini, Supardi, Ribut, serta Tulus.

Kasi Intel Kejari Bantul, Putro Haryanto, menjelaskan total kerugian negara dalam kasus korupsi dakons Desa Terong itu mencapai sekitar Rp1 miliar. “Hasil (audit investigasi) Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) DIY juga sama, sekitar Rp1 miliar,” terangnya.

Editor: | dalam: Bantul |
Iklan Baris
  • Anda mau jual surat gadai

    Anda Mau Jual Surat Gadai atau Mau Jual Laptop,TV,LED,LCD,TRONIK, MOTOR. Hubungi: 082322728121…

  • Mobil datsun Go plus

    uang muka 18 juta dapat Mobil Baru Datsun Go+ Loma Handhone: 085229089951…

  • Mitsubishi Fuso

    Mitsubishi Fuso Fighter FM517 tahun 1990, Mesin& Chassis OK,Harga 130juta nego. Hubungi: Yun 081390115500…

  • Suppiler udang vaname

    Suplier Udang Vaname Untuk Warunng Makan/Seafood. Layanan Pesan Antar Pagi Jam 4-5.30 WIB. SOre 18-21WIB Hubun…

  • Cari D3/S1 untuk membuat blog dan sosmed

    Cari: D3/S1 Komputer/Informatika/ Bagian Sosmed Bisa Buat Blog Hubungi: Kyai Mojo 64 Jogja/ 0274-540198…

  • Dicari pembantu RT

    Dicari Pembantu RT,Umur Maksimal 35tahun,Jujur,Disiplin,Sehat,Kuat,Pengalaman Minimal 1 tahun Hubungi:08190418…

  • Dijual Avanza

    Dijual Avanza G’09 Hitam AB113juta NEGO hubungi: 0852 9332 6840…

  • 18 juta bawa pulang datsun

    Hanay dengan DP 18juta Bapak/Ibu sudah bisa bawa mobil Datsun pulang. Buktikan. Hubungi:Koko Datsun 0813253663…

  • Dibeli barang bekas anda

    Di Beli Barang barang Bekas Anda, Meja, Kursi, Almari, Kulkas, TV, Kayu Bekas Rumah,dan lain lain. Cocok Bayar…

  • Dibutuhkan karyawati untuk pempek

    Dibutuhkan Karyawati, Pempek 77 Cabang Seturan Jogja. Hubungi: 081328037788…

Iklan Baris
Menarik Juga »