Hadeh, Pakai Uang Rupiah untuk Mas Kawin Bisa Dipidanakan

Ilustrasi (wordpress.com)Ilustrasi (wordpress.com)

JOGJA—Mulai sekarang penggunaan mata uang rupiah untuk keperluan mahar atau mas kawin dalam pernikahan dapat terancam sanksi pidana.

Kepala Sub Direktorat Perencanaan dan Pengendalian Kas Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan, Wibawa Pram Sihombing dalam sosialisasi UU No. 7/2011 tentang Mata Uang menyatakan, menggunakan mata uang rupiah baik yang masih berlaku atau tidak untuk keperluan mas kawin atau mahar dengan cara dilipat atau dibentuk sedemikian rupa dapat dikenai sanksi pidana. Sesuai pasal 35, sanksinya tak main-main, pidana penjara maksimal lima tahun atau denda maksimal Rp1 miliar. Pasalnya kata dia, UU baru tersebut kini telah mempertegas posisi mata uang rupiah.

Rupiah dianggap sebagai salah satu simbol negara sehingga harus dihormati. Merusak, memalsukan atau mengubah rupiah menjadi bentuk yang bermacam-macam dianggap tak menghargai kedaulatan rupiah atau bangsa Indonesia. “Dalam UU baru rupiah itu rupiah atau simbol harus dihormati. Latar belakang kelahiran UU ini ada unsur filosofisnya untuk memperkuat kedaulatan rupiah,” terang Pram Selasa (4/12/2012).

Padahal diketahui, penggunaan mata uang rupiah terutama yang sudah tak berlaku marak dijadikan mahar. Di Jogja misalnya, penggunaan uang menjadi bingkisan mahar sangat mudah ditemui di area pasar Beringharjo.

Selain dilarang diapakai sebagai mas kawin, memperlakukan uang dengan cara disteples juga dapat terancam hukuman karena dianggap merusak fisik uang. Asisten Direktur Pengedaran Uang Bank Indonesia Hernowo Kuntoaji menyarankan, bila hendak menggunakan rupiah sebagai mahar sebaiknya memakai lembaran uang yang belum dipotong atau menjadi pecahan.

“Uang yang belum dipotong bisa dibeli di BI. Daripada pakai uang lama. Karena sama saja merusak uang kalau melipat-lipat, menyeteples,” tuturnya.

Karena itu pula mulai Agustus 2014 mendatang, pemerintah Indonesia bakal mengganti logo Bank Indonesia yang tercantum di lembar uang kertas saat ini. Tulisan Bank Indonesia akan diganti dengan tulisan NKRI. Ini untuk mempertegas bahwa kedaulatan rupiah yang juga merupakan kedaulatan NKRI. Lainnya dicantumkan tanda tangan Menteri Keuangan di lembar uang kertas.

Editor: | dalam: Peristiwa |
Iklan Baris
  • kursus stir

    Kursus Stir “DEWI” Murah Berkualitas Dapat Sertifikat Bisa Jemput 087705013366, 087719748833, 0858…

  • Rumah dijual di bangunjiwo

    Rumah Baru Type 70/ 110/ 2KT/ 1KM/ RT/ RK/ Hook/ SHM/ IMB/ Lokasi Bangunjiwo/ 250juta/Dekat Jalan Raya. Hubung…

  • butuh BM asuransi

    Karir 2015 Branch Manager Asuransi Anak BUMN DIY-Jateng Pengalman Marketing Minimal 3tahun Hubungi:0852 9000 2…

  • kursus bahasa inggris

    Kursus Bahasa Inggris 1 bulan Tamat. Belum Bisa Ngulang Gratis. MSC Jl.Adisucipto KM 7 No.205 Telpon. 0274-486…

  • Rumah dijual jl wates

    Jual Rumah LT118, LB135 Bangun Baru 4KT 3KM Garasi& Hal Luas Jl.Wates KM 10 Dekat Kampus UMBY Harga 400ju…

  • bisnis heboh untung banyak

    Bisnis Heboh Modal Rp.60.000 4 Bulan Jadi 10x Lipat, 8 Bulan Jadi 100x Lipat. UNTUNG 0878 3966 6630…

  • dicari pembantu rumah tangga

    Dicari Pembantu Rumah Tangga/ PRT Menginap. Hubungi: 0856 4348 5559…

  • bantu tutup kartu kredit

    Bantu Tutup/Pemutihan Kartu Kredit& Kredit Tanpa Agunan (KTA) Bayar 20% LUNAS. 100% Legal& Aman. INE…

  • bantu tutup kartu kredit

    Bantu Tutup/Pemutihan Kartu Kredit & KTA Bayar 20% LUNAS. 100% Legal& Aman. ARGA 08985952340…

  • BR Gypsum

    BR GYPSUM grosir ecer elephant, Knauf jaya, kalsibot, holo, galvanis, galvalum, lis, profil,beding stok banyak…



Iklan Baris
Menarik Juga »