TUNJANGAN SERTIFIKASI
Dewan Bantul Nilai Ada Yang Tidak Beres

ilustrasi.dokilustrasi.dok

BANTUL-DPRD Bantul menilai terdapat ketidakberesan dalam pencairan dana tunjangan sertifikasi guru di wilayahnya.

Mereka menilai pemerintah tak transparan soal keberadaan anggaran tunjangan tersebut.

Wakil Ketua DPRD Bantul Arif Haryanto mengungkapkan, bebebrapa waktu lalu pihaknya menerima kiriman surat dari Bupati setempat, Sri Suryawidati tentang permohonan persetujuan penggunaan dana Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) 2012 untuk menutupi kekurangan dana pencairan tunjangan sertifikasi.

Dalam surat itu, terdapat permohonan penggunaan sebagian anggaran dari total jumlah SILPA 2012, senilai Rp10,7 miliar untuk menutupi kekurangan dana pencairan tunjangan sertifikasi triwulan pertama tahun ini yang sudah jatuh tempo dan harus dibayar April.

Alasannya, masih kata Arif, pada triwulan pertama tahun ini, dana tunjangan sertifikasi yang dikirimkan pemerintah pusat kurang, sehingga perlu ditutupi dengan dana SILPA agar para guru tetap menerima tunjangan secara penuh. Adapun Kekuranganya senilai Rp2,5 miliar atau masih ada SILPA Rp8 miliar lebih bila menggunakan dana SILPA Rp10,7 miliar.

“Dana SILPA itu khusus SILPA tunjangan sertifikasi,” terang Arif, Rabu (1/5/2013).

Menurut Arif, dana di SILPA 2012 tersebut sedianya merupakan hak guru penerima tunjangan yang harusnya dibayarkan sejak Desember tahun lalu. Sebab, pemerintah masih ada utang dana tunjangan sertifikasi triwulan ke empat yang tak dibayar penuh ke para guru.

“Dulu tahun lalu itu dana sertifkasi dari pusat kurang. Sehingga dana yang ada hanya cukup untuk membayar dua bulan gaji guru (tiap triwulan, guru menerima dana sertifikasi senilai tiga bulan gaji, namun hanya dibayar sebesar dua bulan gaji). Dana yang ada hanya Rp10,7 miliar tak cukup untuk menutupi kekuranagn satu bulan itu, maka jadi SILPA sehingga tak dibagikan,” jelasnya.

Arif mengungkapkan, pihaknya sedianya sudah meminta pemerintah segera membagikan semua dana tersebut apa adanya (meski tak sepenuhnya tunggakan sertifikasi lunas) ke ribuan guru daripada ditahan di bank daerah.

Cara itu menurut Arif lebih transparan. Namun pemerintah beralasan tak mau membagikan lantaran khawatir timbul polemik di masyarakat gara-gara tunjangan tak dibayar penuh. Selain karena takut menyalahi aturan, akibat dana dicairkan tak penuh.

Editor: | dalam: Bantul,Jogjapolitan |
Iklan Baris
  • Penghasilan 4-7 juta/bulan

    Mau Penghasilan 4-7juta/bulan dari Bisnis online? Full Support Online Serius? Isi Data di www.bukankaryawan.co…

  • Datsun go hatcback

    Datsun GO HATCBACK & GO+ irit,1200cc,standar nissan,no1 dikelasnya.Contact person :Junia 08175410117,53A0…

  • Ahli sumur/kuras/ sedot WC

    AHLI SUMUR dan kuras/ SEDOT WC, BOWO, Handphone. 08192630887/ 085701507252, Wonosari-Gunungkidul…

  • Nanda Car Rental

    NCR Nanda Car Rental, stock banyak. Amplaz Carrefour ke Timur&masuk ke Utara 500m Telpon. 0274.4.333.333…

  • Air untuk therapy penyembuhan

    Air Ajaib Untuk Teraphy Penyembuhan Stroke, Diabet, Vertigo, Kista, Obesitas, Lambung, dan lain lain. Hubungi:…

  • Promo Honda Beat Pop

    PROMO HONDA BEAT POP Uang Muka 500ribu 580×35, VARIO CW Uang Muka 700rb 635×35 Dealer Resmi. Hubungi…

  • Jual dan terima pesanan lukisan wajah

    “GALERRY ART STEFF” Jual&Pesanan lukisan foto wajah,animal dan lain lain. Hubungi: Tegalsari…

  • Mitra Teknik

    MITRA TEKHNIK, melayani perbaikan alat rumah tangga dan jual beli elektronik, 08770958010…

  • Gerai oishi terima katering

    GERAI OISHI rumah limasan, snak&catering,tempat rapat/ PELATIHAN/, kegiatan rohani dan lain lain. BESARI,…

  • Dijual Tanah dan rumah di wonosari

    DiJuaL TaNaH+RuMaH, L:342 m2,SHM,listrik 1300 watt,air PAM,HUK,Tegalmulyo, Kepek,Wonosari. Hubungi. 0878 3980…

Iklan Baris
Menarik Juga »