Wah, Santri di Gunungkidul Ucapkan Ikrar Cinta Pertanian

Sekitar 400 santi Pondok Pesantren Al-Hikmah Karangmojo dan pemuda pemudi Gunungkidul mengucapkan ikrar cinta pertanian. (Harian Jogja/JIBI/Ujang Hasanuddin)Sekitar 400 santi Pondok Pesantren Al-Hikmah Karangmojo dan pemuda pemudi Gunungkidul mengucapkan ikrar cinta pertanian. (Harian Jogja/JIBI/Ujang Hasanuddin)

GUNUNGKIDUL—Luasnya lahan pertanian di Kabupaten Gunungkidul tidak dibarengi dengan Sumber Daya Manusia yang menggeluti bidang pertanian terutama di kalangan remaja. Kondisi tersebut mendorong para santri Pondok Pesantren Al-Hikmah Karangmojo untuk mencintai bidang pertanian.

Pimpinan Pondok Pesantren Al-Hikmah Harun Ar-Rasyid mengatakan, sampai saat ini tidak ada sekolah formal SMK di Gunungkidul yang khusus belajar pertanian hal itu membuatnya prihatin terlebih hasil pertanian yang ada sekarang seperti sayuran dan buah-buahan merupakan hasil impor.

“Buah kita impor padahal potensi SDA di indonesia sangat luar biasa sekali,” katanya seusai menyaksikan ratusan santrinya mengucapkan ikrar menggerakan generasi muda cinta pertanian, Sabtu (4/5)

Menurut Harun, persoalan pertanian menjadi semakin berat ketika generasi muda indonesia ada kecendrungan untuk tidak bersedia menekuni bidang pertanian. Terbukti, kata dia, sekolah SMK dan perguruan tinggi ilmu pertanian semakin tidak ada peminatnya. Anak-anak muda yang menekuni bidang pertanian semakin sedikit.

Dia menambahkan, ada penyempitan makna tentang pertanian yang diidentikan dengan persawahan padahal pertanian itu sangat luas, bisa dengan perkebunan sayuran dan buah-buahan. Harun juga bertekad mendirikan sekolah pertanian dilingkungan pesantrennya sehingga mampu menggarap pertanian yang berpungsi sebagai percontohan dan usaha produktif.

“Semoga dapat menyadarkan masyarakat indonesia bahwa hanya lewat pertanian bidang yang paling realistis untuk mengejar ketertinggalan di bidang perekonomian,” tandasnya.

Terpisah Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikulturan (TPH) Gunungkidul Supriyadi saat dikonfirmasi mengakui bahwa SDM pertanian di Gunungkidul masing kurang. Selama ini yang menggarap lahan pertanian orang-orang yang berusia 50 tahun ke atas. “Generasi muda terjun ke pertanian masih kurang,” katanya.

Supriyadi mengatakan, belum ada sekolah yang khusus belajar tentang pertanian di Gunungkidul. Padahal lahan tanaman pangan saja di Gunungkidul mencapai sekitar 67.000 hektar. Belum termasuk perkebunan.

“Kami siap membantu kelompok masyarakat terutama generasi muda yang mempunyai semangat tinggi untuk meningkatkan pertanian dengan melibatkan dinas pendidikan” tegasnya.

Editor: | dalam: Gunung Kidul |
Iklan Baris
  • Gerai oishi terima katering

    GERAI OISHI rumah limasan, snack&catering,tempat rapat/PELATIHAN/kegiatan rohani dan lain lain. BESARI SI…

  • cari segera PRT single

    Cari Segera PRT single,menginap/1tahun sekali Pulang,Area Jogja Untuk diSolo Bisa Naik Motor 750ribu. 08594365…

  • Membantu menyembuhkan penyakit

    Pakar Kejantanan yang Termurah&Terbukti Sembuh Permanen Tanpa Obat/ Tanpa Herbal Hubungi: P Paijo 0817465…

  • Dijual Tanah dan rumah di wonosari

    Dijual Tanah+Rumah L:342 m2,600juta nego.SHM,listrik 1300wtt,air PAM,HUK,Tegalmulyo,Kepek,Wonosari Hubungi.087…

  • sedia kitchenset

    APRIL PROMO! KITCHENSET Specialis Mulai 1,500ribu/m Kamarset WIC Backdrop TV Interior Kantor Hubungi. FARinter…

  • Terapi happy dream

    TERAPI HAPPY DREAM, Membantu Penyembuhan Segala Penyakit. Jl.Dr Sutomo 53 Yogyakarta.0274-512395…

  • Momo mom&baby spa

    MOMO MOM & BABY SPA. Tempat Nyaman dilayani Bidan. Gesikan Wijirejo Pandak Bantul Hubungi.085726504999…

  • Terapi pengobatan

    Terapi pengobatan, Saraf Kejepit, Diabet. Maag Sembuh Ditempat. Ir.Agus Parjito,Tarif 300ribu. Hubungi: 087836…

  • Jual dan terima pesanan lukisan wajah

    “GALERRY ART STEFF” Jual&Pesanan lukisan foto wajah,animal dan lain lain.alamat: Tegalsari Si…

  • butuh staf bagian sosmed

    Butuh:STAF Bagian Sosial media Paham Toko Online&Internet: 0274-540198…


Iklan Baris
Menarik Juga »