SUAP SKK MIGAS
KPK Tak Kunjung Jadwalkan Pemanggilan Sekjen ESDM

Sekjen Kementerian ESDM Waryono KarnoWaryono Karno (JIBI/Bisnis/dok)

Solopos.com, JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak kunjung menjadwalkan pemeriksaan terhadap Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Waryono Karno kendati telah penetapan cegah dan tangkal (cekal) kepadanya, beberapa hari lalu.

Meski demikian, Juru Bicara KPK Johan Budi memastikan pemeriksaan terhadap Waryono Karno pasti dilakukan jika KPK memerlukan keterangannya. “Sampai hari ini, kami memang belum memanggil Sekjen ESDM, tapi ketika diperlukan pasti akan segera dilakukan pemanggilan,” ujarnya, Kamis (5/9/2013).

Meski demikian, katanya, KPK tidak mengetahui keberadaan Sekjen saat ini, namun yang pasti karena pencekalan sudah dilakukan. Sementara itu, mengenai pemeriksaan terhadap Febri Prasetyadi Soeparto pegawai PT Zoeritech Nusantara Johan mengatakan didasarkan atas keterangan saksi-saksi dan tersangka yang menyebut nama pegawai perusahaan perdagangan minyak itu. Namun, dia enggan memerinci sejauh mana dugaan keterlibatan Febri dalam kasus suap itu. Pasalnya, katanya hal itu masih didalami oleh penyidik KPK. Johan juga mengatakan hingga saat ini belum ada temuan baru dalam kasus dengan tersangka Kepala SKK Migas itu.

Sementara itu, mengenai pencekalan terhadap Kadiv Komersil SKK Migas Agus Sapto Rahardjo menurut Johan juga masih didalami KPK. Dia menambahkan belum ada kepastian apakah Agus akan dijadikan tersangka karena pencekalan itu. “Penetapan tersangka itu belum tentu dimulai dari pencekalan seseorang, perlu alat bukti yang menegaskan jika seseorang dianggap terlibat dalam kasus korupsi,” tambahnya.

Dalam kasus suap SKK Migas itu, KPK telah menetapkan tiga orang tersangka, yakni mantan Ketua SKK Migas Rudi Rubiandini, Komisaris PT Kernel Oil Simon Tanjaya dan seoranb pelatih golf bernama Deviardi. Rudi Rubiandini dan Deviardi sebagai penerima suap disangkakan Pasal 12 huruf a dan b atau Pasal 5 ayat 2 atau Pasal 11 UU No. 31/1999 sebagaimana diubah UU No. 20/2001 tentang Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. Sedangkan Simon Tanjaya, diduga melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a dan b atau Pasal 13 UU No. 31/1999 sebagaimana diubah UU No. 20/2001 tentang Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Editor: | dalam: Hukum |
Iklan Baris
  • Nanda Car Rental

    NCR Nanda Car Rental, stock banyak. Amplaz Carrefour ke Timur&masuk ke Utara 500m Telpon. 0274.4.333.333…

  • Dijual Tanah dan rumah di wonosari

    DiJuaL TaNaH+RuMaH, L:342 m2,SHM,listrik 1300 watt,air PAM,HUK,Tegalmulyo, Kepek,Wonosari. Hubungi. 0878 3980…

  • Gerai oishi terima katering

    GERAI OISHI rumah limasan, snak&catering,tempat rapat/ PELATIHAN/, kegiatan rohani dan lain lain. BESARI,…

  • Datsun go hatcback

    Datsun GO HATCBACK & GO+ irit,1200cc,standar nissan,no1 dikelasnya.Contact person :Junia 08175410117,53A0…

  • Air untuk therapy penyembuhan

    Air Ajaib Untuk Teraphy Penyembuhan Stroke, Diabet, Vertigo, Kista, Obesitas, Lambung, dan lain lain. Hubungi:…

  • Jual dan terima pesanan lukisan wajah

    “GALERRY ART STEFF” Jual&Pesanan lukisan foto wajah,animal dan lain lain. Hubungi: Tegalsari…

  • Promo Honda Beat Pop

    PROMO HONDA BEAT POP Uang Muka 500ribu 580×35, VARIO CW Uang Muka 700rb 635×35 Dealer Resmi. Hubungi…

  • Penghasilan 4-7 juta/bulan

    Mau Penghasilan 4-7juta/bulan dari Bisnis online? Full Support Online Serius? Isi Data di www.bukankaryawan.co…

  • Ahli sumur/kuras/ sedot WC

    AHLI SUMUR dan kuras/ SEDOT WC, BOWO, Handphone. 08192630887/ 085701507252, Wonosari-Gunungkidul…

  • Mitra Teknik

    MITRA TEKHNIK, melayani perbaikan alat rumah tangga dan jual beli elektronik, 08770958010…

Iklan Baris
Menarik Juga »