UMK 2014
Apindo : Tuntutan Rp3 Juta Tak Masuk Akal

DEMO BURUH SEMARANGilustrasi (JIBI/dok)

Solopos.com, SEMARANG – DPD Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jateng, menyatakan tuntutan upah minimum kabupaten/kota (UMK) 2014 senilai Rp3 juta per bulan tidak masuk akal.

”Tidak mungkin itu [UMK Rp3 juta], siapa yang bisa membayar. Perusahaan bisa tutup,” kata Ketua DPD Apindo Jateng, Frans Kongi di Semarang, Jumat (20/9/2013).

Pernyataan Frans ini, menanggapi Perwakilan Daerah Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (Perda KSPI) Jateng yang menuntut Gubernur untuk menetapkan upah UMK 2014 rata-rata Rp3 juta per bulan.

Tuntutan ini disampaikan Perda KSPI pada demonstrasi yang diikuti ratusan orang di depan Kantor Gubernur Jateng Jl Pahlawan, Kota Semarang, Minggu (15/9/2013).

Frans lebih lanjut, menyatakan untuk menentukan besarnya UMK sudah ada mekanisme yakni melalui Dewan Pengupahan Provinsi dan Dewan Pengupahan kabupaten/kota.

Di mana Dewan Pengupahan beranggotakan serikat pekerja (SP) mewakili buruh, pengusaha (Apindo), perguruan tinggi, dan pemerintah.

Dalam menentukan UMK, ujar dia, tentunya juga mempertimbangkan antara lain, pertumbuhan ekonomi daerah, tingkat lanju inflasi.

”Jadi dalam memutuskan UMK tidak hanya semata berdasarkan survei kebutuhan hidup layak [KHL] buruh lajang,” tandasnya.

Dia menilai, adanya upaya tidak sehat dari unsur tertentu yang berupaya menekan pemerintah untuk memaksakan kehendak dalam penentuan UMK 2014.

”Kami berharap pemerintah tidak gampang ditekan, karena dalam penetapan UMK sudah ada mekanisme dan tidak boleh ada tekanan dari massa serta pihak manapun,” ujarnya.

Menanggapi alasan Perda KSPI menuntut UMK 2014 senilai Rp3 juta adalah berdasarkan survei 84 item KHL, Frans menegaskan tidak benar.

Sebab, kata dia, berdasarkan peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Trasmigrasi survei KHL ditetapkan sebanyak 60 item.

”Kalau survei KHL sebanyak 84 item tidak ada dasarnya. Itu namanya membuat aturan sendiri,” imbuhnya.

Kondisi dunia usaha di Jateng saat ini, menurut dia, sangat berat, menyusul naiknya nilai tukar rupiah mencapai di atas Rp10.000 per dolar Amerika.

Karena sebagai besar bahan baku industri menang besar seperti tekstil dan produk tekstil masih mengandalkan impor.

”Kalau dipaksa untuk membayar UMK Rp3 juta per bulan, perusahaan bisa tutup. Malah nantinya merugikan para buruh sendiri,” kata Frans.

Editor: | dalam: Peristiwa |
Iklan Baris
  • kursus stir

    Kursus Stir “DEWI” Murah Berkualitas Dapat Sertifikat Bisa Jemput 087705013366, 087719748833, 0858…

  • Rumah dijual jl wates

    Jual Rumah LT118, LB135 Bangun Baru 4KT 3KM Garasi& Hal Luas Jl.Wates KM 10 Dekat Kampus UMBY Harga 400ju…

  • kursus bahasa inggris

    Kursus Bahasa Inggris 1 bulan Tamat. Belum Bisa Ngulang Gratis. MSC Jl.Adisucipto KM 7 No.205 Telpon. 0274-486…

  • bantu tutup kartu kredit

    Bantu Tutup/Pemutihan Kartu Kredit & KTA Bayar 20% LUNAS. 100% Legal& Aman. ARGA 08985952340…

  • dicari pembantu rumah tangga

    Dicari Pembantu Rumah Tangga/ PRT Menginap. Hubungi: 0856 4348 5559…

  • bisnis heboh untung banyak

    Bisnis Heboh Modal Rp.60.000 4 Bulan Jadi 10x Lipat, 8 Bulan Jadi 100x Lipat. UNTUNG 0878 3966 6630…

  • F&B instructur

    Urgently needed F&B instructur, HK instrctr,FP instrctr send your cv to miami fleet floating hotel jl.kol…

  • butuh BM asuransi

    Karir 2015 Branch Manager Asuransi Anak BUMN DIY-Jateng Pengalman Marketing Minimal 3tahun Hubungi:0852 9000 2…

  • Rumah dijual di bangunjiwo

    Rumah Baru Type 70/ 110/ 2KT/ 1KM/ RT/ RK/ Hook/ SHM/ IMB/ Lokasi Bangunjiwo/ 250juta/Dekat Jalan Raya. Hubung…

  • BR Gypsum

    BR GYPSUM grosir ecer elephant, Knauf jaya, kalsibot, holo, galvanis, galvalum, lis, profil,beding stok banyak…



Iklan Baris
Menarik Juga »