Jogja
Rabu, 14 Januari 2015 - 06:20 WIB

BANDARA KULONPROGO : WTT Bersikeras Temui Bupati di Kota Wates

Redaksi Solopos.com  /  Mediani Dyah Natalia  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Ilustrasi bandara (JIBI/Harian Jogja/Antara)

Bandara Kulonprogo, WTT bersikeras menemui Bupati secara langsung di Kota Wates untuk menunjukkan keseriusan menolak pembangunan.

Harianjogja.com, KULONPROGO-Teknis pertemuan warga Wahana Tri Tunggal (WTT) dengan Bupati Kulonprogo menjadi perdebatan. Warga WTT bersikeras datang menemui Bupati Kulonprogo di Kota Wates untuk menyampaikan orasinya pada hari ini. Sebaliknya, Bupati Kulonprogo ingin menemui warga WTT di Desa Glagah.

Advertisement

Hal itu terungkap dalam pertemuan antara belasan orang perwakilan warga WTT dengan Bupati Kulonprogo di Rumah Dinas Bupati, Selasa (13/1/2015) siang. Kegiatan yang berlangsung tidak lebih dari satu jam itu hanya membahas persoalan teknis pertemuan antara warga WTT dengan Bupati Kulonprogo yang berdasarkan rencana diadakan pada Rabu (14/1/2015). Kehadiran perwakilan WTT itu untuk memenuhi undangan Bupati Kulonprogo yang disampaikan melalui Polres Kulonprogo.

Ketua WTT Martono menuturkan warga ingin lebih dulu datang menemui Bupati di Wates sehingga rencana bupati untuk datang ke Glagah ditunda setelah pertemuan pertama besok. Akan tetapi, kata dia, Pemkab belum bisa memastikan waktu serta tempat pertemuan dengan warga WTT.

“Katanya hari ini akan segera dikabari, tetapi kami tetap ingin warga saja yang datang menemui Bupati dengan waktu dan tempat menyesuaikan pemkab, jika Bupati ingin datang ke Glagah bisa direalisasikan setelah pertemuan pertama,” terangnya kepada wartawan.

Advertisement

Diungkapkannya, alasan warga ingin datang dan menemui Bupati secara langsung karena warga ingin menunjukkan konsistensi dan keseriusan sikap dalam menolak pembangunan bandara di Kecamatan Temon. Tidak hanya itu, kedatangan warga ke Kota Wates untuk menemui Bupati sudah menjadi agenda WTT yang disusun sejak beberapa waktu lalu.

Sugito, salah satu perwakilan warga WTT, menegaskan, warga ingin datang untuk menemui Bupati di Kota Wates.

“Persoalan bupati mau menemui atau tidak, itu haknya Bupati,” ujarnya.

Advertisement

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif