Jogja
Rabu, 4 Januari 2017 - 20:55 WIB

BANGUNAN CAGAR BUDAYA : Gali Tanah untuk Bahan Batu Bata, 2 Pengrajin Temukan Batu Diduga BCB

Redaksi Solopos.com  /  Mediani Dyah Natalia  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Jumiyem menunjukkan batu yang diduga Benda Cagar Budaya (BCB) di lahan persawahan Dusun Gunungan Demangan, Desa Pleret, Kecamatan Pleret, Bantul. Pasangan suami-istri buruh pengrajin batu bata Jumiyem dan Ngajiyono menemukan benda yang diduga BCB tersebut saat menggali tanah untuk bahan batu bata. Rabu (4/1/2017) (Irwan A. Syambudi/JIBI/Harian Jogja)

Bangunan cagar budaya ditemukan di Pleret

Harianjogja.com, BANTUL — Bongkahan batu diduga Benda Cagar Budaya (BCB) ditemukan di area persawahan di Dusun Gunungan Demangan, Desa Pleret, Kecamatan Pleret, Bantul. Sampai saat ini tim kerja penyelamatan dan pengamanan cagar budaya masih melihat dan mengidentifikasi, apakah benda tersebut berkaitan dengan benda purbakala atau tidak.

Advertisement

Benda yang diduga BCB tersebut pertama kali diketahui oleh pasangan suami-istri Jumiyen dan Ngajiyono yang mengali tanah hendak digunakan sebagai bahan pembuatan batu bata. Saat menggali pertama kali pada Senin (2/1/2017), Ngajiyono tak curiga dengan batu yang dia temukan. Namun pada Selasa (3/1/2017) saat galian tanah sedalam 70 centimeter itu mulai luas, batu yang dia temukan itu semakin nampak bentuknya.

“Cangkul saya sempat mentok kena batu, setelah dilihat ternyata batunya lebar,” ujarnya Rabu, (4/1/2017),

Pasangan suami-istri buruh pengrajin batu bata itu pun menggali lahan persawahan seluas 110 meter persegi. Mereka menemukan batu tersebut setelah mengali lahan tersebut dengan panjang lima meter dan lebar 2,5 meter. Lantas Ngadiyono melaporkan kepada kepala dusun, dan membiarkan kontruksi batu itu.

Advertisement

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif