SOLOPOS.COM - Ilustrasi (Dok/JIBI/Harian Jogja)

Harianjogja.com, KULONPROGO-Debit air di Waduk Sermo Desa Hargowilis, Kecamatan Kokap, Kulonprogo mengalami penurunan sekitar dua meter pada musim kemarau tahun ini.

Kondisi ini diperkirakan hanya cukup untuk menyuplai irigasi lahan pertanian sampai dengan musim tanam (MT) I pada Oktober mendatang.

Promosi Vonis Bebas Haris-Fatia di Tengah Kebebasan Sipil dan Budaya Politik yang Buruk

Petugas monitoring Waduk Sermo Prabowo Andriyanto menyebutkan, saat ini posisi air Waduk Sermo berada pada 134,49 mdpl, sebelumnya posisi air pada poin 136,60 mdpl. “Dari ukuran tersebut diperkirakan penurunan debit air Waduk Sermo kurang lebih dua meter,” ujarnya, Kamis (4/9/2014).

Dinilainya, kondisi ini masih berada pada pola normal basah, sehingga belum terlalu mengkhawatirkan karena waduk masih dapat berfungsi untuk pengairan sawah sampai dengan MT I. Kecuali, imbuh Prabowo, terjadi El Nino yang menyebabkan musim kemarau berkepanjangan.

Ia mengungkapkan, selama ini penurunan debit air terbanyak mencapai 125 mdpl beberapa tahun lalu dan itu menjadi pertanda siaga kekeringan.

Prabowo menjelaskan, air Waduk Sermo berfungsi untuk irigasi lahan pertanian di wilayah Kecamatan Pengasih seluas 3.300 hektare dan Kalibawang 7.502 hektare.

Untuk mengantisipasi kekurangan air pada irigasi pertanian di Kulonprogo, ia rutin melakukan koordinasi dengan Dinas Pertanian dan Kehutanan (Dispertanhut) serta Gabungan Petani Pemakai Air (GP2A) setiap 15 hari sekali.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya