Jogja
Kamis, 1 Mei 2014 - 16:52 WIB

Dinas Pertanian DIY Berupaya Tingkatkan Polulasi Sapi Putih

Redaksi Solopos.com  /  Nina Atmasari  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Ilustrasi (JIBI/Dok)

Harianjogja.com, JOGJA- Dinas Pertanian Daerah Istimewa Yogyakarta berupaya meningkatkan jumlah populasi sapi putih dengan memberikan insentif bagi peternak.

Kepala Bidang Peternakan Dinas Peternakan (Distan) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sutarno mengatakan peningkatan sapi putih penting digalakkan karena perawatannya lebih mudah dan murah dibanding sapi merah atau sapi blasteran.

Advertisement

“Kami targetkan sapi putih bisa mencapai 50 persen di DIY, setara dengan sapi blasteran lainnya,” kata Sutarto, Rabu (30/4/2014).

Menurut dia, nilai jual daging sapi campuran atau sapi merah memang lebih mahal dan menjanjikan di pasaran dibanding sapi putih.

Namun demikian, biaya perawatannya juga setara lebih tinggi di banding perawatan sapi putih.

Advertisement

“Kalau dilihat dari nilai jualnya memang lebih besar sapi merah atau sapi limosin. Kalau Sapi putih bernilai standar, namun jangka waktunya panjang,” katanya.

Menurut Sutarto, Saat ini populasi sapi di DIY cukup tinggi akibat ditopang dari pengoptimalan berbagai program peningkatan sapi putih. Populasi sapi di DIY tahun ini berjumlah 280.000 ekor, jumlah itu meningkat dari 2013 yang berjumlah 272.000 ekor sapi.

“Dari keseluruhan populasi sapi di DIY, 30 persen atau sekitar 84.000 ekor adalah sapi putih,” kata dia.

Advertisement

Menurut dia, Distan DIY telah berupaya memberikan insentif bagi peternak sapi khsusnya yang bersedia konsisten membudidaya sapi putih. Insentif berupa pemberian uang perawatan Rp2 juta bagi tiap-tiap peternak sapi putih.

“Kami berikan insentif agar mereka termotivasi serta tidak menjual sapinya,” katanya.

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif