Jogja
Selasa, 7 Oktober 2014 - 13:20 WIB

DPRD KULONPROGO : Lima Proyek Pembangunan Terganjal Alkap

Redaksi Solopos.com  /  Mediani Dyah Natalia  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - ilustrasi

Harianjogja.com, KULONPROGO—Realisasi lima proyek pembangunan di Kulonprogo terancam batal karena alat kelengkapan (alkap) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kulonprogo yang tak kunjung terbentuk. Adapun, anggaran dapat dicairkan jika Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) 2014 sudah dibahas oleh badan anggaran (banggar).

Data yang dihimpun dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kulonprogo menyebutkan lima proyek pembangunan yang bergantung pada
APBDP 2014, yaitu, penyusunan detail engineering design (DED) Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kulonprogo, DED Jembatan Sentolo, pelebaran jalan Stadion Cangkring, pembangunan jalan Gua Kiskendo, dan pelebaran jalan Dudukan-Ngentakrejo.

Advertisement

Kepala Dinas PU Kulonprogo Sukoco menuturkan pelaksanaan proyek pembangunan tersebut bergantung pada APBDP 2014.

“Kalau APBDP cepat dibahas, maka dana juga cepat cair,” ujarnya, Senin (6/10).

Faktanya, pembahasan APBDP 2014 masih menunggu penyusunan alkap Dewan yang hingga kini belum mendapatkan titik temu.
Disebutkannya, dua dari tiga proyek yang menunggu pembahasan APBDP 2014 sebenarnya proyek yang dianggarkan dalam APBD
murni, yakni pembangunan jalan Gua Kiskendo dan pelebaran Jalan Dudukan-Ngentakrejo. Akan tetapi, kata dia, kegiatan tersebut
belum dapat dilaksanakan karena menunggu proses ganti rugi lahan yang belum dibayar.

Advertisement

“Alokasi anggaran pembayaran ganti rugi berada dalam APBDP,” ungkap Sukoco.

Jika anggaran segera dicairkan masih ada harapan proyek terealisasi. Namun, ketika waktunya tidak mencukupi ada kemungkinan
proyek akan dibatalkan.

Anggota DPRD Kulonprogo Hamam Cahyadi menyayangkan jika proyek pembangunan di Kulonprogo urung dilakukan karena terganjal alat kelengkapan dewan yang belum terbentuk.

Advertisement

“Seharusnya pimpinan Dewan dapat segera menentukan kebijakan agar alkap terbentuk supaya dana untuk pembangunan segera
cair,” katanya.

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif