Jogja
Rabu, 24 Februari 2016 - 09:20 WIB

FENOMENA LGBT : Walikota Jogja Tolak Propoganda

Redaksi Solopos.com  /  Mediani Dyah Natalia  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Hariyadi Suyuti, Walikota Jogja. (JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto)

Fenomena LBGT menuai pro dan kontra

Harianjogja.com, JOGJA-Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti menolak keras propoganda untuk melegalkan budaya Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) di Kota Jogja.

Advertisement

“Saya menolak propoganda LGBT, “ ujar Haryadi saat ditemui di Balai Kota, Selasa (23/2/2016)

Haryadi mengatakan perilaku LGBT menyimpang dan tidak sehat. Maka dirinya dirinya tidak menginginkan ada propoganda dan promosi terlebih melakukan ajakan ‘party’ sesama jenis kepada masyarakat, karena bisa berdampak buruk pada anak-anak.

“Perilaku menyimpang enggak bener dan dilarang,” katanya.

Advertisement

Namun demikian dia menghormati pribadi LGBT dan meminta masyarakat untuk tidak mendiskreditkan apalagi melakukan ancaman terhadap LGBT.

Isu LGBT mencuat sejak pertengahan bulan lalu. Isu tersebut menjadi pro-kontra di masyarakat hingga para pejabat. Bahkan dua kelompok masa aksi yang mendukung dan menolak LGBT nyaris bentrok di Tuju Jogja, yakni masa dari Forum Perjuangan Demokrasi yang pro LGBT dan digelar Angkatan Muda Forum Ukhuwah Islamiyah (AM-FUI) DIY yang menolak LGBT. Beruntung aparat kepolisian dapat mencegah terjadinya bentrokan.

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif