Jogja
Kamis, 22 Januari 2015 - 20:40 WIB

HARGA ELPIJI : Perhatian! Ini Pangkalan Sleman yang Baru

Redaksi Solopos.com  /  Mediani Dyah Natalia  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Stok elpiji 3 kg diklaim memenuhi kebutuhan, Kamis (8/1/2015). (Sunaryo Haryo Bayu/JIBI/Solopos)

Harga elpiji diupayakan agar semakin terjangkau bagi masyarakat. Salahsatunya dengan menambah pangkalan di Sleman.

Harianjogja.com, SLEMAN-Dinas Sumber Daya Air, Energi, dan Mineral (SDAEM) Kabupaten Sleman berupaya memperbanyak pangkalan elpiji tiga kilogram (kg) untuk mempersempit gerak pengecer. Rencananya, masing-masing dua pangkalan akan diadakan di Desa Sambirejo dan Desa Wukirharjo di Kecamatan Prambanan pada
Februari mendatang.

Advertisement

Kepala Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dinas SDAEM, Fauzan Darmadi mengungkapkan, sebelumnya memang belum ada pangkalan elpiji di kedua desa tersebut. Sebab, kondisi geografis wilayah berupa perbukitan ternyata menyulitkan truk pengangkut dari pihak agen.

“Selama ini, pangkalan di desa lain di Prambanan itu jemput bola mengambil gasnya ke agen. Nanti, mekanisme pemasokan stok elpiji untuk pangkalan di Sambirejo dan Wukirharjo akan kita kaji lagi,” papar Fauzan, ditemui Rabu (21/1/2015).

Advertisement

“Selama ini, pangkalan di desa lain di Prambanan itu jemput bola mengambil gasnya ke agen. Nanti, mekanisme pemasokan stok elpiji untuk pangkalan di Sambirejo dan Wukirharjo akan kita kaji lagi,” papar Fauzan, ditemui Rabu (21/1/2015).

Berdasarkan pantauan Dinas SDAEM, harga elpiji tiga kg masih mencapai Rp20.000 ribu di tingkat pengecer. Sebenarnya konsumen bisa mendapatkan harga yang lebih murah jika membeli langsung di pangkalan. Sebab, Harga Eceran Tertinggi (HET) di pangkalan sudah ditetapkan Rp14.000.

“Itu harga beli mereka dari agen. Mereka lalu sepakat menjual ke konsumen dengan selisih harga maksimal Rp2.000,” ungkap Fauzan.

Advertisement

“Kalau sudah sampai pengecer, harganya tidak ada yang mengatur lagi,” ucapnya.

Pangkalan berkewajiban memenuhi kebutuhan elpiji tiga kg. Namun, Fauzan menyadari, masih banyak pangkalan yang letaknya jauh sehingga kurang mudah terjangkau oleh konsumen.

“Pangkalan ditambah agar biar lebih dekat dengan konsumen dan harganya pun bisa kita kendalikan,” kata Fauzan menambahkan.

Advertisement

Sementara itu, Kepala Desa Sambirejo, Mujimin mengakui belum ada pangkalan elpiji tiga kg di wilayahnya. Selama ini, para pengecer membelinya dari pangkalan di desa lain. Harganya ke konsumen saat ini pun mencapai Rp18.000 hingga Rp20.000.

Demi mempermudah akses elpiji tiga kg bagi warga Sambirejo, Pemerintah Desa Sambirejo memang telah mengajukan pengadaan dua pangkalan.

“Nanti letaknya di Dusun Nglengkong dan Gunungsari. Satu pangkalan rencananya disetori 50 tabung,” ungkap Mujimin.

Advertisement

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif