SOLOPOS.COM - Ilustrasi HIV/AIDS (JIBI/Harian Jogja/Reuters)

Hari Aids di Sleman menjadi refleksi bagi Pemerintah dan warga setempat, karena di wilayah ini terdapat ratusan penderita, namun baru 10 Puskesmas yang bisa melayani

Harianjogja.com, SLEMAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman mencatat ada ratusan penderita HIV/AIDS namun baru ada 10 Puskesmas yang bisa memberikan pelayanan di level akar rumput selain di RSUD.

Promosi Nusantara Open 2023: Diinisiasi Prabowo, STY Hadir dan Hadiah yang Fantastis

Kepala Bidang Penanggulangan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinkes Sleman Novita menjelaskan, jumlah kasus HIV/AIDS dari 2004 hingga 2015 total ada 718 penderita. Dari data itu HIV terdapat 417 penderita dan AIDS 301 penderita, sisanya tidak diketahui.

Dari data itu ada 664 penderita yang bertahan hidup dan 43 penderita meninggal dunia. “Penanganan yang dilakukan dengan promotif, preventif, kurantif dan rehabilitatif,” ungkap Novita di kantornya, Senin (30/11/2015).

Penanganan promotif, lanjutnya, dilakukan melalui sosialisasi seperti mengundang komunitas motor, tukang ojek dan sopir. Selain lisan juga membagikan stiker, pamflet. Ia menambahkan, langkah preventif dilakukan melalui layanan alat suntik steril (LAS), tujuannya memotong penularan HIV dari alat suntik para pengguna narkoba sehingga tak tertular HIV. Para pengguna suntik dialihkan ke terapi metadon atau narkoba yang tidak pakai alat suntik.

“Untuk kuratifnya, khusus ARV yang bisa memberikan pelayanan hanya RSUD Sleman dan RSUP dr Sardjito. Di Puskesmas lain belum bisa untuk penderita,” imbuh dia.

Sedangkan untuk deteksi layanan, kata dia, baru ada 10 Puskesmas yang bisa memberikan pelayanan penderita HIV AIDS dari total 25 Puskesmas di Sleman. Puskesmas itu antara lain Puskesmas Sleman, Cangkringan, Mlati I, Prambanan, Depok III. Kemudian Puskesmas Kalasan, Gamping I, Ngaglik II, Godean II dan Ngemplak I.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya