Jogja
Rabu, 5 April 2017 - 04:40 WIB

INFRASTRUKTUR PUBLIK BANTUL : Bukannya Berkurang, Jalan Rusak Malah Meluas

Redaksi Solopos.com  /  Galih Eko Kurniawan  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Salah satu ruas Jalan Karanglo, Desa Banguntapan, Kecamatan Banguntapan yang berlubang. Foto diambil, Selasa (4/4).

Kali ini titik itu muncul di ruas Jalan Karanglo, Desa Banguntapan, Kecamatan Banguntapan

Harianjogja.com, BANTUL—Titik ruas jalan milik Pemerintah Kabupaten Bantul yang rusak berat kembali bertambah. Kali ini titik itu muncul di ruas Jalan Karanglo, Desa Banguntapan, Kecamatan Banguntapan.

Advertisement

Dari pantauan Harian Jogja, di ruas jalan yang menghubungkan Karanglo dengan Ngipik itu terdapat beberapa titik kerusakan. Kerusakan terparah ada di salah satu titiknya. Jalan aspal tampak berlubang dengan kedalaman sampai semata kaki orang dewasa.

“Jelas itu membahayakan. Saya lewat situ nyaris terjerembab,” kata Adi Susilo, warga Pleret yang setiap hari melintasi jalan itu, Selasa (4/4/2017). Warga sudah menandai lubang itu dengan lingkaran putih. Akibatnya, pengguna jalan selalu mengurangi kecepatan saat melintasinya.

Hal inilah justru menyebabkan penumpukan kendaraan di sekitar lokasi. “Terutama saat pagi hari. Karena kalau pagi, kan banyak orang berangkat kerja dan sekolah,” papar Adi. Tak hanya itu, ia pun mengaku pernah menjumpai beberapa pengendara sepeda motor yang terjerembab di lubang itu dan terjatuh.

Advertisement

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman Bantul Yudo Wibowo sebelumnya menjelaskan tahun ini kantornya sudah menyiapkan anggaran pemeliharaan jalan yang mencapai Rp73 miliar. Penentuan lokasi pemeliharaan dan peningkatan kualitas jalan didasarkan pada usulan yang diajukan saat Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang).

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif