SOLOPOS.COM - Ilustrasi tanah longsor (JIBI/Harian Jogja/Kusnul Isti Qomah)

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Warga Dusun Nglampar dan Dusun Karang, Desa Nglegi, Kecamatan Patuk harus memutar enam kilometr setelah jalan penghubung dusun putus karen longsor.

Kepala Desa Nglegi Aripin menuturkan sudah sejak Jumat (13/12/2013) malam jalan penghubung antara Dusun Nglampar dan Dusun Karang longsor. Ia menduga lantaran hujan deras yang mengguyur wilayahnya sehingga setengah bagian jalan cor blok runtuh.

Promosi Mimpi Prestasi Piala Asia, Lebih dari Gol Salto Widodo C Putra

Jalan yang runtuh sepanjang sekitar 20 meter hingga 25 meter. Kedalaman longsor sektar 25 meter. Ada satu bagian cor blok yang masih bisa dilewati motor.

“Tapi itu berbahaya sekali,” papar dia di Balaidesa Nglegi, Senin (16/12).

Longsor tersebut membuat warga harus memutar sejauh enam kilometer ketika ingin menyelesaikan urusan di Baliadesa. Semula warga hanya perlu menempuh jarak sekitar dua kilometer.

Ada dua alternatif jalur yang bisa ditmepuh warga yakni pertama melalui rute DusunKarang Lor, Dusun Padangan dan Dusun Kembang baru sampai Dusun Nglegi. Rute kedua yakni melalui Desa Ngalang, Kecamatan Gedangsari yakni Dusun Manggung, Dusun Karanganyar dan Dusun Karang.

“Kami sudah lapor kepada Polsek Patuk, Kecamatan Patuk, BPBD serta Bupati . Kami masih menunggu hasil laporan kami. Kami harap segera bisa diperbaiki,” papar dia.

Menurut dia jalan tersebut juga merupakan jalan yang selalu digunakan warga untuk beraktifitas. Selain itu jalan tersebut juga digunakan sebagai jalur ke sekolah. Ia mengimbau warga untuk berhati-hati karena kondisi tanah masih basah dan labil.

“Takutnya, kalau diguyur hujan lagi nanti bisa longsor,” imbuh dia.

Dari pantauan Harian Jogja satu dari dua cor blok longsor. Selain itu, tampak pohon-pohon yang ikut tumbang dan patah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya