Jogja
Senin, 16 Desember 2013 - 21:00 WIB

Januari, Bayi Lahir di Sleman Langsung Dapat Akta

Redaksi Solopos.com  /  Maya Herawati  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/Reuters)

Harianjogja.com, SLEMAN–Pemerintah Kabupaten Sleman merencanakan program bayi lahir langsung mendapatkan akta kelahiran. Program kerja sama Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman ini rencananya dimulai pada awal 2014 ini.

Kepala Disdukcapil, Supardi mengatakan sudah mulai menyusun program kerja sama ini. Diharapkan nantinya setiap bayi yang lahir di Sleman, orangtuanya pulang bisa langsung membawa akta kelahiran.

Advertisement

“Mulai 1 Januari 2014 memang ada program akta kelahiran jemput bola. Kami saat ini sedang menyiapkan kerja sama dengan rumah sakit umum daerah, puskesmas dan bidang yang ada di Sleman,” jelas Supardi di Humas Setda Sleman, Senin (16/12/2013).

Supardi mengatakan menurut rencana mulai dari pendataan hingga pembuatan akta kelahiran ini diperkirakan memakan waktu hanya tiga hari. Untuk sarat-saratnya asngat mudah, yakni scan buku nikah, KTP dan KK orang tua.

“Bagi bayi yang lahir di rumah, bisa lapor ke puskesmas. Jadi dari program ini kami berharap proses akta kelahiran bisa langsung dibuat,” jelas Supardi.

Advertisement

Supardi mengatakan hingga kini di Sleman memiliki jumlah penduduk sebanyak 1.089.000 jiwa. Dari total itu 450.000 penduduk belum memiliki akta kelahiran. Kebanyakan mereka yang tidak memiliki akta kelahiran yang usianya sudah tua.

“Dulu memang ada sidang untuk membuat akta dan banyak orang yang tidak mau karena alasan biaya yang mahal. Namun setelah sidang ditiadakan, saya telah menyetujui 950 akta kelahiran yang seharusnya sidang. Dengan program baru ini kami berharap nantinya semua penduduk Sleman memiliki akta kelahiran,” jelas Supardi.

Kepala Dinkes Sleman, Mafilindati Nuraini mengatakan telah menyiapkan dua RSUD dan 25 puskesmas untuk mendukung program akta kelahiran ini. Pihaknya juga telah mengajak kerja sama RSUP Sardjito dan bidan swasta.

Advertisement

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif