Jogja
Sabtu, 12 Januari 2013 - 19:00 WIB

Kali Oya Meluap Justru Asyik untuk River Tubing

Redaksi Solopos.com  /  Esdras Ginting  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Wisatawan River Tubing di Kali Oya. (JIBI/Harian Jogja/Ujang Hasanudin)

Wisatawan River Tubing di Kali Oya. (JIBI/Harian Jogja/Ujang Hasanudin)

GUNUNGKIDUL—Meski Kali Oya meluap sejak memasuki musim hujan, namun hal itu tidak memengaruhi antusiasme wisatawan menikmati pemandangan alam di kawasan wisata Gelaran, Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo. Padahal arus Kali Oya lebih deras dari biasanya. Arus deras justru dimanfaatkan bagi wisatawan bermain river tubing.

Advertisement

Dika, 23, salah satu wisatawan asal Solo, mengaku senang dengan derasnya Kali Oya. Dia yang datang ke lokasi Gua Pindul bersama tiga temannya merasa tertantang tubing, meski pengelola sempat mengingatkan Kali Oya sedang meluap. “Tadi sih diingatkan sunganya sedang deras tapi kata pemandu tidak membahayakan asalkan tetap tidak jauh dari pemadu,” katanya, Sabtu (12/1/2013).

Kali Oya memang menjadi daya tarik wisatawan untuk tubing menggunakan ban sejauh dua kilometer. Selain airnya jernih batu karang sepanjang Kali Oya yang terbentuk secara alami membuat wisatawan ingin mengabadikannya melalui foto. Sekitar satu jam Dika melakukan river tubing bersama temannya merasa puas. “Asik juga sungainya deras, dulu
setahun yang lalu saya ke sini airnya kecil,” ucapnya.

Data dari pengolola wirawisata Gua Pindul saja dalam weekend ini pengunjung mencapai 400 orang dari berbagai daerah. Rata-rata pengunjung rombongan bus pariwisata. Namun ada beberapa yang menggunakan sepeda motor. Di sepanjang jalan Jogja-Wonosari pun masyarakat Gunungkidul tak ketinggalan memanfaatkannya dengan menawarkan jasa antar menuju wisata desa BejiHarjo.

Advertisement

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif