SOLOPOS.COM - ilustrasi

ilustrasi

Harian Jogja.com, SLEMAN—Puryadi alias Unyil, 35, warga Dusun Pulerejo, Desa Bokoharjo, Kecamatan Prambanan, Sleman, ditangkap polisi, beberapa saat seusai akad nikah di Kantor Urusan Agama (KUA) Ngemplak, pekan lalu. Pria yang berprofesi sebagai buruh ini diciduk terkait kasus penganiayaan dan percobaan perkosaan.

Promosi 204,8 Juta Suara Diperebutkan, Jawa adalah Kunci

Informasi yang dihimpun Harian Jogja.com, Minggu (22/9/2013), Puryadi sudah enam bulan menjadi buron jajaran Polsek Kalasan. Ia terlibat kasus penganiayaan dan percobaan pemerkosaan pada Maret 2013 silam. Beberapa saat setelah kejadian, dia melarikan diri ke Sumatra. Polisi pun kehilangan jejaknya.

Setelah merasa aman, Puryadi pulang kampung. Saat ia akan melangsungkan pernikahan, polisi mengendus kepulangannya ke Jogja. Tak mau gagal lagi, polisi akhirnya menangkap Unyil, beberapa saat setelah akad nikah di KUA Ngemplak. Saat penangkapan, polisi menyamar dengan pakaian batik layaknya kerabat.

Kapolsek Kalasan, Kompol Suparjo, menjelaskan perilaku bejat Unyil diawali saat dia mencegat PJ, 26, yang akan berangkat kerja, Kamis (14/3/2013). Puryadi memaksa meminta bonceng korban dari jalan pedusunan hingga jalan raya Piyungan-Prambanan. Korban pun memboncengkan Puryadi tanpa curiga karena tinggal satu kampung.

Kendati demikian, niat bejat tersangka mulai tercium karena setelah sampai di jalan raya, ia justru tidak mau turun. Bahkan meminta diantarkan ke perempatan Tamanan Pabrik, Prambanan. Sampai di lokasi, alih-alih turun, ia justru mengajak korban ke bulak sawah Canting Selatan, Dusun Kebon, Tamanmartani, Kalasan.

Tersangka memaksa korban melakukan hubungan suami istri dengan mengimingi akan diberi uang Rp1 juta. Karena korban menolak, tersangka memukul dan mencekik korban.

“Korban kemudian melarikan diri dan melapor ke sini [Polsek Kalasan],” terang Suparjo, Minggu (22/9/2013).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya