Jogja
Jumat, 6 Februari 2015 - 11:40 WIB

KERACUNAN BANTUL : Benarkah Katering Campur Santan Baru dengan yang Lama?

Redaksi Solopos.com  /  Mediani Dyah Natalia  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Kelapa (magforwomen.com)

Keracunan Bantul, katering terkait menggunakan santan baru dan lama untuk membuat opor.

Harianjogja.com, BANTUL-Karyawan pabrik wig PT Dong Young Tress sekali lagi mengalami keracunan massal. Dalam kasus ini, pihak manajemen menyatakan telah menggunakan katering berizin.

Advertisement

Bagian Sumber Daya Manusia PT Dong Young Tress Agung Sutrisno mengatakan perusahaan telah melakukan prosedur yang benar dengan menggandeng katering yang telah mengantongi izin dari pemerintah.

“Namanya Ridho Catering beralamat di Kota Gede dan itu sudah berizin,” papar Agung.

Pada malam nahas itu, ada sebanyak 940 bungkus makanan yang didrop ke pabrik berlokasi di Dusun Nganyang, Sitimulyo, Piyungan, Bantul itu.

Advertisement

Ketua Komisi D DPRD Bantul yang membidangi tenaga kerja Enggar Surya Jatmiko seusai mengunjungi sejumlah RS mengungkapkan ada informasi dari pihak katering, mereka menggunakan sebagian santan yang telah lama untuk memasak opor. Santan itu disimpan di dalam frezeer.

“Jadi santan yang sudah lama dicampur dengan santan yang baru,” imbuh Enggar.

Peristiwa keracunan bukan kali pertama terjadi di Dong Young Tress. November lalu, ratusan buruh pabrik wig itu juga mengalami hal serupa. Saat itu perusahaan diketahui menggunakan jasa katering yang tidak berizin. Namun hingga kini tidak ada sanksi yang dijatuhkan kepada perusahaan asal Korea Selatan itu. (Baca Juga : KERACUNAN BANTUL : Polisi Mulai Penyelidikan)

Advertisement

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif