SOLOPOS.COM - Sejumlah anak tampak sedang menaiki wahana komidi putar yang ikut meramaikan Manunggal Fair 2016 di Stadion Cangkring, Wates, Kulonprogo, Jumat (7/10/2016). (Rima Sekarani I.N/JIBI/Harian Jogja)

Manunggal Fair 2016 yang pindah lokasi dianggap tidak mempengaruhi jumlah kunjungan warga

Harianjogja.com, KULONPROGO-Berbeda dengan sebelumnya, Manunggal Fair 2016 tidak digelar di Alun-alun Wates yang merupakan pusat kota. Pemkab Kulonprogo memindahkannya ke Stadion Cangkring yang terletak di Desa Giripeni, Kecamatan Wates. Meski begitu, kondisi itu diklaim tidak berdampak negatif terhadap angka kunjungan masyarakat.

Promosi Uniknya Piala Asia 1964: Israel Juara lalu Didepak Keluar dari AFC

Manunggal Fair 2016 dilaksanakan sejak Jumat (30/9/2016) pekan lalu hingga Sabtu (8/10/2016) besok. Kabag Teknologi Informasi (TI) dan Humas Setda Kulonprogo, Ariadi mengungkapkan, jumlah pengunjung rata-rata mencapai setidaknya 3.000 orang per hari.

Angka itu bisa meningkat menjadi lebih dari 5.000 orang per hari pada akhir pekan. Kondisi tersebut tidak jauh berbeda dibanding saat Manunggal Fair diselenggaraan di Alun-alun Wates. “Masyarakat tetap ingin menonton pameran. Mereka tetap datang meski lokasinya baru,” kata Ariadi, Jumat (7/10/2016).

Ariadi lalu memaparkan, peserta Manunggal Fair 2016 terdiri dari seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Kulonprogo, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), serta berbagai organisasi masyarakat (ormas) yang berkembang di Kulonprogo.

Stanisasi yang ada dibagi menjadi 299 kapling. Panitia juga menyiapkan berbagai wahana dan acara hiburan untuk menarik antusiasme pengunjung.

Ariadi menambahkan, nilai transaksi pada Manunggal Fair 2016 ditargetkan mencapai Rp3 miliar. Dia mengaku optimis target tersebut dapat terpenuhi. “Nilai transaksi sementara memang belum ada. Namun kami optimis jika melihat jumlah kunjungan yang tinggi,” ujar dia.

Sementara itu, salah satu pengunjung bernama Suparjo mengaku sengaja meluangkan waktu ke Manunggal Fair yang rutin diadakan setiap tahun. Dia ingin mengantarkan cucunya jalan-jalan dan bermain di beberapa wahana permainan yang ada. “Bikin senang cucu saja. Apalagi ini cuma setahun sekali,” ungkap warga Pengasih, Kulonprogo itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya