Jogja
Senin, 1 Agustus 2022 - 19:31 WIB

Mataram Independent Desak Polisi Tangkap Provokator Tawuran Suporter

Triyo Handoko  /  Abdul Jalil  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Tawuran antarsuporter tim sepak bola di Kota Jogja, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (25/7/2022). (Istimewa)

Solopos.com, JOGJA — Kelompok suporter PSIM Jogja, Mataram Independent, mendesak agar provokator tawuran suporter di Jogja yang melibatkan suporter Persis Solo juga ditangkap. Bukan hanya itu, Mataram Independent juga meminta lima tersangka dari suporter Jogja untuk dilepaskan.

Ketua Mataram Independent, Budi Item, menyebut penetapan lima tersangka ini dirasa kurang adil karena tidak ada satu pun suporter dari Solo yang ditangkap. Mataram Indepentent kemudian mengajukan untuk mengadakan audiensi dengan Pemkot Jogja dan Polda DIY.

Advertisement

Budi menyampaikan surat permohonan audiensi telah disampaikan pada Jumat (29/7/2022) dan akan berlangsung pada Selasa (2/8/2022).

“Lima orang yang ditetapkan tersangka ini kan hanya bereaksi atas provokasi yang dilakukan suporter Persis Solo, sedangkan provokatornya sendiri malah tidak ditangkap,” kata dia, Senin (1/8/2022).

Advertisement

“Lima orang yang ditetapkan tersangka ini kan hanya bereaksi atas provokasi yang dilakukan suporter Persis Solo, sedangkan provokatornya sendiri malah tidak ditangkap,” kata dia, Senin (1/8/2022).

Baca Juga: Sempat Depresi,Kondisi Siswi Bantul yang Dipaksa Berjilbab Kini Membaik

Dia meminta agar provokator tawuran suporter di Jogja itu juga ditangkap dan diproses hukum.

Advertisement

“Jangan dipenjara,” tegasnya.

Lima tersangka tersebut, menurut Budi, masih sangat muda dan tak patut didakwa dengan ancaman 10 tahun penjara.

“Mereka ini hanya bereaksi saja, jangan sampai kalau dipenjara 10 tahun, mereka masih punya masa depan jangan direnggut,” katanya.

Advertisement

Baca Juga: Tragis! Kakek Penderita Stroke Terbakar di Jogja, Luka Bakarnya 90%

Budi membandingkan dengan kasus kerusuhan Babarsari pada Juli kemarin yang mana hanya dilakukan pembinaan.

“Sebetulnya apa yang lima orang ini lakukan sama dengan di Babarsari, hanya merasa diprovokasi dan hanya mau menjaga dirinya saja,” kata dia.

Advertisement

Dalam audiensi nanti, Budi juga berharap ada penanganan yang serius untuk mengantisipasi hal serupa terulang lagi.

“Jogja khususnya Tugu itu kawasan wisata, jangan sampai ada rusuh-rusuh seperti itu lagi, kami berharap kepolisian punya langkah antisipasi agar tak terulang lagi,” kata dia.

Berita ini telah tayang di Harianjogja.com dengan judul Mataram Independent Minta Provokator Kerusuhan Suporter Solo di Jogja Ditangkap

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif