Jogja
Minggu, 29 Mei 2022 - 14:32 WIB

Pasar Hewan Siyono Gunungkidul Ditutup Setelah Ada 6 Sapi Suspek PMK

David Kurniawan  /  Abdul Jalil  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Ilustrasi sapi. (Freepik)

Solopos.com, GUNUNGKIDUL — Pasar Hewan Siyono Harjo di Kalurahan Logandeng, Playen, Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta, ditutup selama 14 hari. Pasar hewan tersebut ditutup setelah adanya temuan kasus penyakit mulut dan kuku (PMK).

Kepala Dinas Perdagangan Gunungkidul, Kelik Yuniantoro, mengatakan penutupan Pasar Hewan Siyono Harjo sudah diumumkan kepada seluruh pedagang pada Sabtu (28/5/2022). Rencananya penutupan juga akan dilakukan di pasar hewan lainnya apabila ditemukan kasus yang sama.

Advertisement

“Dua pasaran wage yang kami tutup dan akan buka lagi pada wage pada 17 Juni mendatang,” kata Kelik, Minggu (29/5/2022).

Menurut dia, selama penutupan akan dilakukan upaya pencegahan dengan membersihkan area pasar. Selain itu, juga ada program sterilisasi melalui penyemprotan cairan disinfektan.

Advertisement

Menurut dia, selama penutupan akan dilakukan upaya pencegahan dengan membersihkan area pasar. Selain itu, juga ada program sterilisasi melalui penyemprotan cairan disinfektan.

Baca Juga: Berikut Deretan Pantai “Baru” di Gunungkidul yang Wajib Dikunjungi

Kelik menambahkan agar penyebaran PMK tidak semakin luas akan bekerjasama dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan untuk penanggulangan. Salah satunya dengan mengintensifkan pengawasan serta peningkatan kebersihan serta upaya sterilisasi.

Advertisement

Mantan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika ini menambahkan, penutupan hal yang akan dilakukan apabila ada pasar hewan lainnya yang ditemukan kasus PMK pada hewan ternak.

Baca Juga: Kecelakaan Beruntun di Patuk Gunungkidul, 1 Tewas & 6 Orang Luka-Luka

“Pengawasan terus ditingkatkan. Kalau memang ada temuan kasus, maka pasar hewan akan ditutup sementara seperti di Siyono,” katanya.

Advertisement

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Gunungkidul Wibawanti Wulandari mengatakan pada Sabtu pagi petugas pengawasan di Pasar Siyono menemukan enam ekor sapi yang diduga mengalami PMK. Ciri-cirinya, suhu tubuh hewan tinggi, ada luka di bagian mulut serta mengeluarkan air liur.

Meski demikian, Wibawanti mengungkapkan bahwa temuan tersebut masih sebatas suspek. Untuk kepastian, enam ekor sapi tersebut harus dites uji laboratorium.

“Untuk tes akan bekerja sama dengan Balai Besar Veteriner Wates. Sedangkan enam ekor sapi terindikasi PMK sudah ada upaya pengobatan dan karantina oleh masing-masing pemilik,” katanya.

Advertisement

Berita ini telah tayang di Harianjogja.com dengan judul Enam Sapi Diduga Terjangkit PMK, Pasar Hewan Siyono Ditutup Sementara

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif