Jogja
Rabu, 24 Juni 2015 - 18:20 WIB

Pasar Masih Sepi, Pedagang di Sleman Belum Tambah Stok

Redaksi Solopos.com  /  Nina Atmasari  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Penjual kebutuhan pokok di Pasar Argosari Gunungkidul.(Kusnul sti Qomah/JIBI/Harian Jogja)

Pedagang pasar di Sleman belum menambah stok barang dagangan pada pertengahan puasa ini

Harianjogja.com, SLEMAN-Pedagang kebutuhan pokok di Pasar Gentan, Desa Sinduharjo, Kecamatan Ngaglik mengaku belum menambah pasokan barang memasuki pekan kedua puasa ini. Mereka akan meningkatkan stok jika sudah memasuki pertengahan puasa nanti.

Advertisement

Menurut salah satu pedagang bernama Parjinem, 59, peningkatan permintaan barang terjadi pada pertengahan puasa. Masuk pertengahan puasa itu, pembeli banyak membeli kebutuhan pokok seperti beras, telur, dan ayam.

“Kalau beras, pasokannya bisa sampai dua kali lipat. Hari biasa stok hanya dua kuintal, pertengahan puasa jadi tiga kuintal,” katanya, Selasa (23/6/2015).

Selain peningkatan pasokan, pada pertengahan puasa juga akan terjadi lonjakan harga. Parjinem mengatakan, hingga saat ini harga-harga masih stabil. Ada kenaikan pun terbilang sedikit.

Advertisement

Sementara pedagang daging ayam akan menambah stok saat lebaran tiba. Pasalnya pada Perayaan Idul Fitri, terjadi lonjakan permintaan dari para konsumen. “Lebaran biasanya naik [permintaannya], jadi ya baru nambah stok. Biasanya hanya satu kuintal, lebaran 2,5 kuintal,” tutur Partinah, 55.

Harga daging ayam saat ini menembus angka Rp30.000 per kg dari sebelum puasa yang hanya di kisaran Rp22.000 per kg. Pedagang asal Manisrenggo, Klaten, ini mengatakan bahwa harga masih bisa naik seiring dengan naiknya permintaan daging pada lebaran mendatang.

Berdasarkan pantauan harga yang dilakukan, sejumlah komoditas masih terpantau stabil. Seperti halnya tepung terigu yang masih di kisaran Rp7.000 per kg, beras IR 64 Rp8.500 per kg, gula pasir Rp12.000 per kg, dan bawang putih Rp22.000 per kg. Sementara kacang-kacangan berkisar di angka Rp20.000. Seperti kacang tanah Rp21.000 per kg dan kacang hijau Rp20.000 per kg.

Advertisement

Sedangkan komoditas yang mengalami kenaikan adalah bawang merah, telur, dan minyak. Bawang merah sebelumnya Rp20.000 menjadi Rp22.000 per kg. Telur Rp20.000 jadi Rp21.000 per kg. “Minyak goreng untuk semua merk naik. Kenaikan rata-rata Rp1.000,” kata pedagang lainnya, Marni, 56.

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif