SOLOPOS.COM - Ilustrasi pegawai negeri sipil (PNS). (JIBI/Harian Jogja/Antara)

Badan Kepegawaian Daerah Gunungkidul mengklaim pendataan ulang Pegawai Negeri Sipil secara eletronik (e-PUPNS) berjalan lancar dan tidak ada masalah.

 

Promosi Era Emas SEA Games 1991 dan Cerita Fachri Kabur dari Timnas

 

Harianjogja.com, WONOSARI – Badan Kepegawaian Daerah Gunungkidul mengklaim pendataan ulang Pegawai Negeri Sipil secara eletronik (e-PUPNS) berjalan lancar dan tidak ada masalah. Adanya rumor 57.000 pegawai siluman di Indonesia pun tidak terjadi di kabupaten terluas di DIY itu.

Kepala Bidang Data dan Pengembangan BKD Gunungkidul Gustijaningsih mengatakan proses e-PUPNS berjalan lancar meski ada sejumlah pegawai yang harus mengisi laporan di masa perpajangan hingga 31 Januari lalu.  Kendati demikian, hal tersebut tidak berpengaruh terhadap pendataan yang ada. Hasil dari koordinasi dengan BKN Jateng-DIY dinyatakan bahwa pendataan di Gunungkidul tidak bermasalah.

“Meski sudah selesai, tapi kami terus melakukan koordinasi dengan BKN. Sebagai buktinya, beberapa hari lalu staf saya melakukan koordinasi dengan BKN dan hasilnya juga tidak ada masalah,” kata Gustijaningsih saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (21/4).

Menurut dia, butuh kerja ekstra keras untuk menyelesaikan pendataan itu. Terlebih lagi saat proses berlangsung ada sekitar 190an pegawai yang bermasalah. Hal ini muncul karena adanya perbedaan data dari pusat dengan yang dimiliki BKD.

Namun demikian, kata Gustijaningsih, semua dapat diluruskan. Dari hasil koordinasi dengan BKN Pusat, 190an pegawai yang bermasalah muncul karena yang bersangkutan telah pensiun, meninggal dunia atau telah pindah ke luar daerah namun masih tercatat sebagai PNS di Gunungkidul.

“Semua sudah dicek dan data itu sudah dinonaktifkan oleh pusat, jadi untuk sekarang sudah tidak ada masalah. Hingga penutupan, jumlah pegawai yang melakukan pendataan ulang ada 10.320 orang,” tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya