Jogja
Senin, 13 Desember 2021 - 18:29 WIB

Perbaikan Jalur Kawasan Wisata di Gunungkidul Menjadi Prioritas

Herlambang Jati Kusumo  /  Arif Fajar Setiadi  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Wisata Gunungkidul berupa Gua Pindul belum menunjukkan peningkatan jumlah pengunjung pada H+1 Lebaran 2016. (Mayang Nova Lestari/JIBI/Harian Jogja)

Solopos.com, GUNUNGKIDUL — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul terus berbenah untuk mengembangkan kawasan objek wisata, salah satu yang menjadi perhatian adalah infrastruktur menuju objek wisata.

Alokasi anggaran puluhan miliar telah disiapkan untuk membangun jalur wisata pada 2022 mendatang. Diharapkan dengan pembangunan tersebut bisa membuat wisatawan yang datang semakin nyaman.

Advertisement

“Salah satu yang prioritas memang menyasar di jalur wisata. Jalur ini sangat krusial, mengingat kendaraan yang masuk ke Gunungkidul sangat padat. Untuk plot anggaran salah satu sumbernya adalah Dana Alokasi Khusus,” ucap Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Wadiyana, Senin (13/12/2021).

Baca juga: Wisata Pantai di Gunungkidul Kapan Buka?

Advertisement

Baca juga: Wisata Pantai di Gunungkidul Kapan Buka?

Dipaparkannya, titik jalan yang akan tersasar pembangunan diantaranya jalur wisata Pantai Drini, Drini, jalur Petir Kapanewon Rongkop. Jalur Semin-Tambakromo, Bintaos Kapanewon Tepus, jalur wisata Jonge-Serpeng Kapanewon Semanu, Kulonprogo.

“Dana yang dianggarkan sebesar Rp29 miliar dari DAK Khusus dari Kementerian. Dana puluhan miliar tersebut untuk keseluruhan di ruas jalur yang sudah ditentukan,” ucapnya.

Advertisement

Baca juga: Cek di Sini, Daftar Lengkap Kalender Wisata Jogja 2022

“Masih dalam pembahasan, rencana pengusulan kembali, tapi kami juga belum tahu kapan akan dilanjutkan. Untuk Kepek-Ngobaran memang sudah dibangun beberapa kilometer. Sisanya masih kisaran 4-4,5 kilometer yang belum terselesaikan,” ucap Wadiyana.

Bupati Gunungkidul, Sunaryanta juga menyampaikan jalur wisata menjadi salah satu fokus pembangunan. Pemerintah juga berupaya mendapat mengakses sumber pendanaan dari provinsi ataupun pusat, untuk bisa mendapatkan dana pembangunan jalan.

Advertisement

Sunaryanta tidak menampik masih ada jalur yang rusak dan belum memadai. “Maka dari itu, kami berupaya dapat mengakses anggaran dari Pemerintah Pusat untuk pembangunan dan rehabilitasi jalan,” ucap Sunaryanta.

 

 

Advertisement

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif