SOLOPOS.COM - Ilustrasi (Dok. SOLOPOS)

Ratusan warga masih terisolir.

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL— Banjir dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Gunungkidul menyebabkan 11 jembatan mengalami kerusakan.

Promosi Yos Sudarso Gugur di Laut Aru, Misi Gagal yang Memicu Ketegangan AU dan AL

Salah satu jembatan putus berada di Dusun Gelaran I, Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo. Akibat putusnya jembatan di Dusun Gelaran I, ada sekitar 400 warga yang terisolir. Kepala Dusun Gelaran I, Husein Pamungkas mengatakan, jembatan putus sudah terjadi sejak Selasa (28/11/2017) lalu akibat dihantam derasnya arus Sungai Oya.

Sejak beberapa hari terakhir warga pun hanya mengandalkan bantuan logistik dari pemerintah maupun pihak swasta. “Bantuan ditarik menyeberangi jembatan dengan menggunakan tali. Saat ini bantuan masih lancar, persediaan kira-kira cukup untuk satu pekan kedepan,” kata dia, senin (4/12/2017).

Baca juga : BADAI CEMPAKA : Ratusan Warga Imogiri Terisolir Dikepung Banjir

Pemkab Gunungkidul sendiri melansir, total biaya yang diperlukan untuk memperbaiki 11 jembatan yang putus diperkirakan mencapai lebih dari Rp30 miliar.

Seperti diketahui, banjir dan tanah longsor melanda DIY pada pengujung November lalu akibat dampak munculnya Badai Cempaka yang terjadi di selatan Jawa. Hujan deras, banjir dan tanah longsor menelan korban jiwa dan merusak berbagai infrastruktur publik.

Baca juga :BADAI CEMPAKA : Jembatan Putus di Bantul Jadi Tontonan Warga

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya