Jogja
Kamis, 10 Oktober 2013 - 07:49 WIB

ROYAL WEDDING NGAYOGYAKARTA : Hindari Keramaian, Sultan Tinjau Kereta Sore Hari

Redaksi Solopos.com  /  Nina Atmasari  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Kereta Kencana Kraton Yogyakarta (JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto)

Harianjogja.com, JOGJA-Kurang dari dua minggu, Pernikahan Ageng Gusti Kanjeng Ratu Hayu terus dipersiapkan. Tak terkecuali, Kereta Kraton dipersiapkan dengan matang untuk mengurangi risiko kecelakaan.

Rabu (9/10/2013), pukul 07.30 WIB, Sri Sultan Hamengku Buwono X, dijadwalkan mengunjungi Museum Kraton di Jalan Rotowijayan (barat Pagelaran Kraton).

Advertisement

Oleh adik tirinya Gusti Bendara Pangeran Haryo (GBPH) Prabukusumo, Sultan diminta untuk mengecek langsung Kereta Kiai Wimono Putro, kereta peninggalan Hamengku Buwono VII yang telah selesai direnovasi.

Pagi-pagi, kereta telah disiapkan di lorong utama museum. Nampak seorang abdi dalem lengkap dengan surjannya berdiri berada tak jauh dari kereta tersebut. Ia adalah Mas Kliwon Rotodiwiryo.

Kliwon atau akrab dipanggil Widodo adalah Abdi Dalem Kuda Kraton yang ditunjuk Sang Raja untuk menjadi kusirnya mengendarai Wimono Putro itu.

Advertisement

Setengah jam ditunggu, Sultan tak kunjung datang. Kepala Bagian Humas, Biro Umum, Humas dan Protokoler Iswanto yang sudah lebih dulu datang mengkonfirmasi batalnya kedatangan gubernur itu ke museum.

Di Kantor Gubernur, Kepatihan, Sultan mengklarifikasi batalnya tinjauan itu. “Nanti saja kalau sore kan sepi ketika sudah tutup. Kalau pagi, banyak turis-turis ndak nanti malah dijak potret-potret,” ujarnya sambil berkelakar.

Ia mengatakan, selama ini Sultan tak pernah menaikinya. Kereta itu dipilihnya karena hanya sekadar untuk resepsi pernikahan. Berbeda dengan Kereta Kanjeng Kiai Garudayaksa yang khusus untuk penobatan putra mahkota sebagai raja.

Advertisement

Sultan bermaksud untuk mengecek kereta itu dari segi keamaman bukan hanya soal interior kereta. ”Jok perlu diganti. Kendali kuda perlu diganti. Nanti kalau patah piye karena sudah lama. Jarane mlayu, kereta terus jlog [ambruk],” ujarnya.

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif