SOLOPOS.COM - Ilustrasi Rumah Tak layak Huni (Dok. SOLOPOS)

Rumah Tak Layak Huni Gunungkidul diperbaiki secara bertahap

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL –– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul berupaya mewujudkan hunian yang layak bagi seluruh masyarakat di Gunungkidul. Saat ini masih terdapat puluhan ribu rumah tak layak huni yang perlu mendapatkan kepedulian dari Pemkab.

Promosi Uniknya Piala Asia 1964: Israel Juara lalu Didepak Keluar dari AFC

Saat disinggung mengenai target Pemkab menyelesaikan perbaikan rumah tak layak huni di Gunungkidul, Badingah mengaku tak mampu menyebutkan kapan waktu yang pasti. Namun, pihaknya pun saat ini terus berupaya untuk mengurangi jumlah rumah yang tak layak huni tersebut. Beberapa upaya yang dilakukan antara lain dengan melakukan kerjasama dengan Badan amil zakat nasional (Baznas),
CSR dari berbagai perusahaan.

“Tidak bisa bicara target, mudah-mudahan dalam beberapa tahun ke depan bisa diselesaikan,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Pemkab Gunungkidul, Bambang Sukemi mengatakan pada tahun 2016 ini sedang bertahap menyelesaikan 15 rumah tak layak huni di Gunungkidul. Dalam momentum tersebut, selain melakukan perbaikan rumah di Beji, Patuk, beberapa kecamatan lain seperti Ngawen dan Playen.

“Memang masih sedikit sekali, tapi kami upayakan untuk terus mengurangi jumlahnya,” ungkapnya.

Salah satu warga yang mendapatkan bantuan program bedah rumah yakni Jumah, warga Dusun Kerjan, Desa Beji, Kecamatan Patuk. Jumah yang berprofesi sebagai buruh mengaku sangat terbantu dengan adanya perhatian dari Pemkab tersebut.

Kondisi rumah miliknya yang sebelumnya hampir roboh dan ditopang oleh bambu, saat ini telah mendapat bantuan perbaikan yang dilakukan dalam tempo waktu sepuluh hari. Selain itu, akses jalan untuk menuju rumahnya yang cukup sulit pun kini telah dipermudah.

“Sekarang rumah sudah bagus karena mendapatkan bantuan dari pemerintah,” ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya