Jogja
Selasa, 7 Oktober 2014 - 18:40 WIB

Salah Sebut Nama, Residivis Ini Gagal Mencuri di Rumah Kos

Redaksi Solopos.com  /  Nina Atmasari  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/Reuters)

Harianjogja.com, SLEMAN – Master Sunkif alias Zulkifli, 25, residivis pencurian ditangkap warga saat gagal membobol kos di Karangmalang A25 RT 02 RW 01, Caturtunggal, Depok, Sleman, Senin (6/10/2014) malam. Saat beraksi tersangka membawa sepucuk airsoft gun dan linggis.

Penangkapan Zulkifli yang merupakan warga Mundusaren, Caturtunggal itu berawal saat ia datang di indekos milik Yohanes Triyono di Karangmalang A25. Indekos tersebut kebetulan masih dalam satu area rumah yang ditinggali korban.

Advertisement

Ketika pukul 22.30 WIB korban terbangun lantaran mendengar benda jatuh. Setelah diketahui sumbernya ternyata berasal dari luar dan korban pun mendatanginya.

“Setelah keluar rumah, korban melihat ada tersangka yang akan membuka garasi. Awalnya sudah membuka regol bagian depan,” terang Panit Reskrim Polsek Bulaksumur, Iptu Eka Andi, Selasa (7/10/2014).

Kendati demikian, lanjut dia, saat bertemu dengan pemilik kos, tersangka justru berlagak menjadi tamu. Ketika itu tersangka Zulkifli berpura-pura bertanya letak kamar penghuni kos bernama Andi.

Advertisement

Lantaran kos miliknya hanya menampung khusus kos putri, maka kecurigaan Yohanes terhadap Zulkifli kian kuat. Nama yang disebutkan tersangka termasuk nama putra yang tidak sesuai dengan peruntukan fungsi kos.

“Lalu korban berusaha menangkap tersangka sambil berteriak minta tolong warga,” imbuhnya.

Warga yang berdatangan kemudian menangkap Zulkifli dan membawa ke pos ronda sembari menunggu kedatangan aparat Polsek Bulaksumur.

Advertisement

Di pos ronda itulah, tersangka digeledah warga bersama petugas ditemukan sepucuk senjata airsoftgun bertuliskan “MP-654 K caliber 4 mm 70 makarov” yang disimpan menempel di tubuhnya berikut sarung senjata.

Tak hanya itu petugas juga menemukan satu linggis pajang 30 sentimeter yang disimpan di bagian tubuh sisi belakang korban.

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif