Jogja
Kamis, 18 Februari 2016 - 22:20 WIB

SEKOLAH JOGJA : Superman "Jurus" Anti-menyontek ala Padmanaba

Redaksi Solopos.com  /  Mediani Dyah Natalia  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Try Out Simulasi Ujian Pelajar Keren SMP Anti-Nyontek (TO Superman) saat mensosialisasikan gerakan anti-menyontek di Griya Harian Jogja. (Mediani Dyah Natalia/JIBI/Harian Jogja)

Sekolah Jogja, Padmanaba dan alumni akan menggelar try out.

Harianjogja.com, JOGJA-Tim Teratai, komunitas yang dibentuk alumi SMA Negeri 3 Jogja “menularkan” virus anti-menyontek dengan menggelar Try Out Simulasi Ujian Pelajar Keren Anti-Nyontek (TO Superman). Kegiatan yang diikuti 850 siswa dari berbagai SMP di DIY ini akan digelar Minggu (21/2/2016) di SMA Negeri 3 Jogja.

Advertisement

Humas TO Superman, Ingesti Bilkis Zulfatina menyampaikan Tim Teratai pertamakali dibentuk tahun 2009. Awalnya, kegiatan komunitas ini mengarah pada pelatihan kepemimpinan dan mensosialisasikan gerakan anti-menyontek dengan mengunjungi SMP di DIY. Per 2013, aktivitas yang dipilih berkembang dengan penyelenggaraan try out.

“Panitia acara ini terdiri dari alumni dan siswa SMAN 3 Jogja. Saat pertama kali diadakan, peserta mencapai 500 peserta. Tahun kemarin, jumlah 800 orang dan tahun ini 850 orang. Pendaftaran telah ditutup kemarin Minggu (14/2),” terangnya saat beraudiensi ke Griya Harian Jogja, Kamis (18/2/2016).

Menurut Bilkis, kampanye ini perlu terus disuarakan lantaran isu menyontek dekat dengan pelajar. Melalui gerakan ini, diharapkan siswa dapat menjalani Ujian Nasional (UN) dengan lebih siap sehingga tak lagi menyontek.

Advertisement

Co Humas TO Superman, Taufan Rosyadi Yusuf mengatakan biaya latihan ujian ini sebesar Rp25.000 per siswa. Kendati menarik dana tersebut, ia menegaskan biaya tersebut sepenuhnya dikembalikan kepada siswa.

“Kami tidak mendapat keuntungan. Karena peserta nanti akan mendapat lembar jawab komputer [LJK], makan siang, traing kit berupa pin, kalung, alat tulis dan kalung. Dan 10 persen dana akan disumbangkan untuk pendidikan,” terangnya.

Rencana, dana tersebut akan diserahkan untuk panti asuhan atau sekolah yang membutuhkan. Proses penyerahan bantuan dilakukan langsung pada Minggu (21/2/2016)

Advertisement

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif