SOLOPOS.COM - Puluhan PHL berorasi di depan kompleks Parasamya Bantul, Jumat (12/1/2018) siang. (Rheisnayu Cyntara/JIBI/Harian Jogja)

Kedatangannya tersebut untuk meminta keterangan terkait kebijakan kontroversional itu

Harianjogja.com, BANTUL-Menanggapi adanya pemberhentian ratusan Pegawai Harian Lepas (PHL) di lingkungan Pemkab Bantul, anggota Komisi X DPR RI Esti Wijayati menyambangi Bupati Bantul Suharsono, Kamis (11/1/2018). Kedatangannya tersebut untuk meminta keterangan terkait kebijakan kontroversional yang diambil Bupati tersebut.

Promosi Yos Sudarso Gugur di Laut Aru, Misi Gagal yang Memicu Ketegangan AU dan AL

Esti menuturkan, ada dua hal pokok yang ia bahas bersama Bupati. Pertama, latar belakang pemberhentian ratusan PHL dan kedua langkah yang bakal dilakukan pemkab setelahnya. Awalnya ia berharap PHK dapat dibatalkan, tetapi karena ini sudah jadi keputusan Bupati maka ia akhirnya dapat menerima. Pasalnya, bupati menjelaskan, keputusan ini berdasarkan alasan efisiensi anggaran karena tidak meratanya PHL pada tiap-tiap OPD.

Namun, pihaknya mendesak bupati untuk mau berdialog dengan para PHL dan memberikan solusi bagi mereka yang terkena PHK. “Bupati menyanggupi itu. Ia juga memberikan peluang bagi mereka untuk mendaftar lagi,” kata politikus PDIP tersebut, Kamis.

Esti menyebut Pemkab Bantul berjanji bakal memberikan pelatihan dan kursus bagi mereka yang terkena PHK. Tujuannya, untuk peningkatan SDM sehingga mereka dapat berdaya nantinya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya