Jogja
Senin, 27 November 2017 - 14:20 WIB

TANAH LONGSOR KULONPROGO : Bangun Rumah, Perhatikan Jarak Bangunan dengan Tebing

Redaksi Solopos.com  /  Nina Atmasari  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Panduan Informasi dan Inspirasi

Pemerintah Kabupaten Kulonprogo mengimbau masyarakat, untuk berhati-hati dan menjaga jarak rumah dengan tebing

Harianjogja.com, KULONPROGO- Pemerintah Kabupaten Kulonprogo mengimbau masyarakat, untuk berhati-hati dan menjaga jarak rumah dengan tebing. Apabila akan membangun rumah yang tepat berada di bawah sebuah tebing.

Advertisement

Hal tersebut dikemukakan oleh Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo, menyusul terjadinya bencana tanah longsor. Yang terjadi di kediaman Subarjo, warga Dusun Ngruno, Desa Karangsari, Kecamatan Pengasih, pada Sabtu (26/11/2017).

Akibat longsor tersebut, satu dari lima anggota keluarga yang mendiami rumah itu, meninggal dunia. Hasto menyatakan, longsor terjadi dipicu karena adanya hujan dengan curah sedang pada beberapa hari berturut-turut. Air tersebut meresap dalam tanah tebing, yang berada sekitar satu meter dari dinding luar rumah.

Diketahui, dinding tebing telah dipotong untuk pembangunan rumah Subarjo. Kondisi tanah yang belum stabil paska dipotong, semakin labil akibat menyerap begitu banyak air hujan. Kemudian ambrol dan menimpa rumah hingga menyebabkan kerusakan berat.

Advertisement

“Bagi warga yang ingin membangun rumah tak jauh dari tebing, mohon diperhatikan jarak dari tebing ke rumah. Terlebih lagi, apabila tebing memiliki kontur yang begitu tegak, akan lebih baik kalau sebelum membangun rumah, dibuat jarak agak menjauh, atau lebih bagus lagi dibangun talut,” ungkapnya, usai meninjau lokasi bencana longsor tersebut, Sabtu.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kulonprogo, Gusdi Hartono meminta, kepada masyarakat untuk dapat lebih memperhatikan kontur tanah di kediaman mereka.

Selain itu, benar-benar menerapkan kearifan lokal dalam mengamati tanda-tanda bencana alam. Karena, meskipun BPBD sudah memasang puluhan sistem peringatan dini bencana, kejadian seperti yang terjadi di Ngruno ini tidak mustahil bisa terjadi di lain tempat.

Advertisement

Pihaknya sendiri mengaku kecolongan dengan adanya bencana longsor yang terjadi di Pengasih, apalagi sampai menyebabkan satu nyawa melayang itu. Berdasarkan peta kerawanan bencana yang dimiliki, Dusun Ngruno bukan termasuk kawasan rawan bencana longsor, seperti halnnya Kokap, Samigaluh, Kalibawang.

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif