SOLOPOS.COM - Ilustrasi pemungutan suara pemilihan umum. (ui.ac.id)

Solopos.com, BANTUL – Tiga partai politik berpeluang akan berkoalisi dalam Pilkada Bantul 2024. Ketiga partai itu adalah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Sekretaris DPC PKB Bantul, Subhan Nawawi, mengatakan sejauh ini pihaknya telah mengetahui terkait dengan keinginan dari DPP PKB agar berkoalisi dengan PKS dan PPP pada Pilkada 2024. Namun, keinginan tersebut sejauh ini belum ditindak lanjuti dengan melakukan komunikasi secara intens dengan PKS dan PPP Bantul.

Promosi Pemilu 1955 Dianggap Paling Demokratis, Tentara dan Polisi Punya Partai Politik

“Kalau komunikasi, kami tetap komunikasi dengan semua partai. Semua partai masih berpeluang berkoalisi dengan kami di Pilkada Bantul 2024, jadi tidak hanya PKS dan PPP saja,” kata Subhan, Kamis (2/5/2024).

Selain itu, sampai saat ini pihaknya juga belum memastikan kapan akan membuka penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati Bantul pada Pilkada 2024. Namun, berdasarkan hasil rapat internal partai, kata Subhan, pihaknya akan mengusung Abdul Halim Muslih sebagai bakal calon bupati Bantul pada Pilkada 2024.

Sedangkan untuk bakal calon wakil bupati Bantul, sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan usulan dari internal PKB Bantul.

“Karena sampai saat ini juga kan semua masih cair. Komunikasi dengan partai lainnya juga masih terus berjalan dan masih cair,” ucap Subhan.

Terpisah, Ketua DPC PPP Bantul, Eko Sutrisno Aji, mengaku sampai saat ini belum ada perintah dari DPP terkait dengan koalisi dengan PKS dan PKB Bantul pada Pilkada Bantul 2024. Namun, peluang untuk berkoalisi dengan PKS dan PKB Bantul masih terbuka lebar.

“Karena semua partai juga masih dalam penjajakan. Komunikasi dengan partai lainnya sampai kini juga terus kami lakukan,” papar Eko.

Sedangkan Ketua DPD PKS Bantul, Agung Laksmono, mengaku peluang berkoalisi dengan PKB dan PPP Bantul di Pilkada Bantul 2024 masih terbuka. Apalagi PKS memperoleh 6 kursi di DPRD Bantul sehingga harus berkoalisi pada Pilkada nanti.

Sementara, PKB Bantul saat ini memperoleh 7 kursi di DPRD Bantul dan PPP memperoleh 2 kursi di DPRD Bantul. Sedangkan syarat mengusung bakal calon bupati dan wakil bupati pada Pilkada Bantul 2024 adalah 9 kursi di DPRD Bantul.

“Terkait dengan keinginan dari DPP untuk melakukan koalisi dengan PKB dan PPP itu sejatinya tidak menjadi harga mati. Artinya, jika memungkinkan bersama-sama dengan koalisi Pilpres, tapi kalau kondisi di lokal ada aspek strategis berkaitan dengan pencalonan bupati dan wakil bupati lebih bisa memberikan yang terbaik bagi masyarakat, ya kita diberikan keleluasaan,” papar Agung.

“Ya, dengan PKB jelas memungkinkan. Apalagi kita kemarin koalisi di Pilpres. Tapi kan semua masih cair. Karena kami diberi keleluasaan berkoalisi dengan partai mana pun,” tandas Agung.

Sebagaimana diketahui, Sekretaris Jenderal PKS Aboe Bakar Alhabsyi telah menyatakan partainya siap bekerja sama dengan PKB, pada Pilkada 2024. Selain itu, PKS juga siap membantu PKB memenangkan Pilkada yang merupakan bagian dari basis suara dari PKB.

Berita ini telah tayang di Harianjogja.com dengan judul PKB, PKS dan PPP Berpeluang Berkoalisi di Pilkada Bantul

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya