SOLOPOS.COM - Ilustrasi menara telekomunikasi (JIBI/Solopos/Dok.)

Solopos.com, BANTUL — Empat unit baterai menara base transceiver station (BTS) milik salah satu perusahaan telekomunikasi yang berada di Dusun Kurahan, Kalurahan Murtigading, Kapanewon Sanden, Kabupten Bantul, DIY, hilang dicuri.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jeffri Prana Widnyana, mengatakan kasus pencurian baterai BTS ini baru diketahui oleh petugas yang sedang melakukan pengecekan pada Senin (19/6/2023) sekitar pukul 11.30 WIB.

Promosi Tragedi Simon dan Asa Shin Tae-yong di Piala Asia 2023

Jeffry menjelaskan peristiwa hilangnya empat unit baterai BTS seharga Rp8 juta tersebut awalnya memang diketahui oleh pekerja perusahaan telekomunikasi, Prisma Nuriyawan dan Priya Dwi Cahyono. Seperti biasanya, hari itu keduanya mengecek rutin menara BTS.

Namun, saat melakukan pengecekan, kedua pegawai tersebut tidak melihat keberadaan empat unit baterai yang ada di BTS. Padahal saat pengecekan sebelumnya pada 13 April 2023, keempat baterai tersebut masih ada dan lengkap.

Akibat dari kejadian tersebut perusahaan Tower BTS mengalami kerugian sebesar Rp8 juta. Selanjutnya atas kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Sanden untuk penyelidikan dan penyidikan.

Jeffry mengatakan setelah menerima laporan, petugas dari Polsek Sanden sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian. Namun belum bisa diketahui pencurinya.

“Untuk pelaku masih kami selidiki,” tandasnya, Rabu (21/6/2023).

Berita ini telah tayang di Harianjogja.com dengan judul Empat Baterai Tower BTS di Sanden Hilang

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya