Jogja
Senin, 27 Mei 2024 - 16:18 WIB

Korban Meninggal karena Keracunan Makanan di Gunungkidul Bertambah Jadi 2 Orang

Andreas Yuda Pramono  /  Abdul Jalil  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Suasana rumah duka warga meninggal berinisial WA yang diduga keracunan makanan di Kalurahan Playen, Playen, Gunungkidul, Senin (27/5/2024). - (Harian Jogja/Andreas Yuda Pramono)

Solopos.com, GUNUNGKIDUL – Korban meninggal dunia dalam kejadian keracunan massal seusai menyantap makanan acara hajatan di Padukuhan Tumpak, Kalurahan Ngawu, Kapanewon Playen, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, bertambah satu orang. Sehingga total korban meninggal dunia dalam peristiwa itu ada orang.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul, Ismono, membenarkan bahwa ada satu orang berumur 60 tahun meninggal akibat dugaan keracunan makanan.

Advertisement

“Tambah satu meninggal dan sempat dirujuk ke RS PKU Muhammadiyah Jogja. Tadi tim Dinkes DIY dan Kabupaten, Panewu, Polsek setempat melakukan penyelidikan epidemiologi,” kata Ismono dikonfirmasi, Senin (27/5/2024).

Lurah Ngawu, Wibowo Dwi Jadmiko, mengatakan korban yang meninggal dunia ini berinisial WA. Korban WA ini masih satu kerabat dengan korban bocah 9 tahun yang meninggal dunia sebelumnya.

“Anak kecil yang meninggal beberapa hari lalu adalah cucu dari kakaknya Pak WA,” kata Jadmiko.

Advertisement

Jadmiko menceritakan kejadian berawal dari syukuran atas keberhasilan dalam karier yang digelar di salah satu rumah keluarga tersebut di Padukuhan Tumpak pada Kamis (23/5/2024) malam. Keluarga tersebut memasak sendiri berbagai makanan, seperti sambal, ayam, dan urap. Pada Jumat (24/5/2024) pagi, sejumlah warga yang mengonsumsi makanan itu mengalami mual dan diare.

Dua dari keluarga itu meninggal yaitu anak berumur sembilan tahun berinisial KAS pada Sabtu (25/5/2024) dan WA pada Minggu (26/5/2024).

KAS dimakamkan pada hari yang sama, sedangkan WA dimakamkan pada Senin (27/5/2024) siang di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Nduwet, Playen.

Advertisement

Dia juga belum mendapat informasi penyebab kematian dua warga tersebut. Hanya saja, dia memastikan sanitasi di wilayahnya aman. Sanitasi berkaitan erat dengan bakteri Escherichia coli (E-coli).

Berita ini telah tayang di Harianjogja.com dengan judul Korban Keracunan di Playen Gunungkidul Bertambah Jadi 2 Orang Meninggal Dunia

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif