SOLOPOS.COM - Iring-iringan kendaraan melintas di tol fungsional Solo-Jogja menuju pintu keluar di Ngawen, Klaten pada hari pertama dibuka untuk arus mudik Lebaran, Jumat (5/4/2024). (Solopos/Taufiq Sidik Prakoso)

Solopos.com, JOGJA – Sebanyak 101.976 kendaraan tercatat meninggalkan Daerah Istimewa Yogyakarta pada puncak arus balik yang terjadi pada H+4 Lebaran 2024 atau pada Minggu (14/4/2024).

“Puncak [arus balik] hari Minggu. Hari ini sudah mulai landau,” kata Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan DIY, Rizki Budi Utomo, Senin (15/4/2024).

Promosi Skuad Sinyo Aliandoe Terbaik, Nyaris Berjumpa Maradona di Piala Dunia 1986

Rizki menyebut kendaraan yang keluar dari DIY pada H+4 didominasi roda empat mencapai 62.838 unit, disusul sepeda motor atau roda dua sebanyak 18.904 unit, bus 12.411 unit, dan truk 7.823 unit.

Distribusi lalu lintas meninggalkan DIY, kata dia, sebagian besar melalui pintu timur perbatasan di Prambanan, Sleman dengan jumlah mencapai 41.472 kendaraan dan pintu utara pos Tempel 24.494 kendaraan, selebihnya menyebar melalui pintu barat di Temon, Kulonprogo dan pintu selatan di Patuk, Gunungkidul.

Berbeda dari momen Lebaran tahun sebelumnya, kata dia, puncak arus balik tahun ini juga terjadi pada Jumat (12/4/2024) dengan total kendaraan keluar DIY mencapai 100.576 kendaraan.

“Jadi hari Jumat naik, Sabtu turun drastis, dan Minggu kembali naik,” ucap dia yang dikutip dari Antara.

Rizki menjelakan arus kendaraan keluar tersebut juga berasal dari wisatawan yang mengunjungi berbagai destinasi wisata di DIY.

“Saya kira arus lalu lintas mejadi lebih lancar karena tidak menumpuk pada satu hari puncak,” ujar dia.

Apabila diakumulasi sejak H-7 hingga H+4 lebaran, Rizki menyebut total jumlah kendaraan yang masuk mencapai 830.404 unit dan kendaraan keluar DIY mencapai 949.692 unit.

Sementara itu, untuk pemudik yang keluar DIY dengan menumpang transportasi umum pada Minggu (14/4/2024) tercatat 344.072 orang dengan sebaran paling banyak menggunakan bus di lima terminal sebanyak 20.121 orang, disusul kereta api 14.988 orang, dan pesawat 11.400 orang.

Rizki menilai penerapan kerja dari rumah (work from home/WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) mulai 16-17 April 2024 tidak akan berpengaruh signifikan terhadap volume arus balik.

“Karena kemarin [diumumkan] mepet dengan jadwal mereka pulang jadi tidak begitu berpengaruh,” kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya